Arti Kata "albinoid" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "albinoid" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

albinoid

al·bi·no·id a 1 mirip bulai; 2 Tern yg berkulit putih, tidak berpigmen (tt ternak kerbau, sapi), tetapi tanduk dan kuku berwarna hitam krn masih mengandung pigmen (zat tanduk): kerbau --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "albinoid"

📝 Contoh Penggunaan kata "albinoid" dalam Kalimat

1.albinoid adalah sebutan untuk individu yang memiliki kecenderungan genetik terhadap kekurangan pigmen melanin.
2.Beberapa orang albinoid rentan terhadap paparan sinar matahari karena kulit mereka tidak memiliki perlindungan alami dari melanin.
3.Kondisi albinoid dapat memengaruhi penglihatan seseorang karena kekurangan pigmen pada mata.
4.albinoid sering kali disarankan untuk menggunakan tabir surya dengan SPF tinggi untuk melindungi kulit mereka dari kerusakan akibat sinar UV.
5.Dalam masyarakat, albinoid sering menghadapi stigmatisasi dan diskriminasi karena penampilan fisik mereka yang berbeda dari kebanyakan orang.

📚 Artikel terkait kata "albinoid"

Arti Kata Albinoid Menurut KBBI - Kamus Besar Bahasa Indonesia

Definisi Albinoid

Albinoid adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan individu yang mengalami kekurangan pigmen melanin dalam tubuh mereka. Kondisi ini dapat menyebabkan kulit, mata, dan rambut menjadi sangat sensitif terhadap paparan sinar matahari. Orang-orang albinoid seringkali memiliki kulit yang sangat cerah, mata berwarna terang, dan rambut berwarna pirang atau merah muda.

Sebagian besar orang albinoid mengalami masalah penglihatan seperti rabun jauh, silau, atau bahkan kebutaan karena kekurangan pigmen pada iris mata. Mereka juga rentan terhadap kerusakan kulit akibat sinar UV, sehingga perlindungan matahari sangat penting bagi kesehatan mereka.

Individu albinoid disarankan untuk menggunakan tabir surya dengan SPF tinggi, kacamata hitam, topi, dan pakaian yang melindungi tubuh secara menyeluruh ketika berada di luar ruangan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko kanker kulit, luka bakar mata, dan masalah kesehatan lainnya yang dapat timbul akibat paparan sinar matahari.

Di beberapa budaya, orang albinoid sering kali dianggap sebagai makhluk yang istimewa atau bahkan dianggap tabu. Mereka sering menghadapi stigmatisasi, diskriminasi, dan perlakuan tidak adil karena penampilan fisik mereka yang berbeda dari mayoritas. Penting bagi masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan empati terhadap individu albinoid agar mereka dapat hidup dengan lebih nyaman dan dihargai.

Dalam dunia medis, albinoid juga sering menjadi objek studi untuk memahami lebih lanjut tentang genetika, pigmen melanin, dan dampak kekurangan pigmen pada kesehatan fisik dan mental seseorang. Penelitian terus dilakukan untuk mencari terapi atau pengobatan yang dapat membantu individu albinoid mengatasi tantangan yang mereka hadapi sehari-hari.