Arti Kata "mengaum-aumkan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mengaum-aumkan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mengaum-aumkan

meng.a.um-a.um.kan Verba (kata kerja) Kiasan menggembar-gemborkan; membual-bualkan: ia mengaum-aumkan kepandaiannya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mengaum-aumkan"

📝 Contoh Penggunaan kata "mengaum-aumkan" dalam Kalimat

1.Dia terus-menerus mengaum-aumkan tentang kemampuan bermain sepak bola nya di tengah-tengah lapangan.
2.Pak Guru mengaum-aumkan tentang keberhasilan murid-muridnya dalam lomba kompetensi sekolah.
3.Dalam kampanye pilihannya, dia mengaum-aumkan tentang program-program yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
4.Bos kantoran mengaum-aumkan tentang kemampuan timnya dalam mencapai target penjualan perusahaan.
5.Dia mengaum-aumkan tentang rencana perjalanannya ke luar negeri dalam sebuah acara penggalangan dana.

📚 Artikel terkait kata "mengaum-aumkan"

Mengenal Kata 'mengaum-aumkan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mengaum-aumkan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mengaum-aumkan" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan seseorang yang terlalu bersemangat dan berlebihan dalam menyampaikan ide atau kepribadian mereka. Dalam arti resmi, kata ini berarti menggambarkan dengan cara yang kiasan, seperti menggembar-gemborkan atau membual-bualkan. Sejarahnya, kata ini mungkin berasal dari bunyi anjing yang mengaum-aumkan untuk menunjukkan kegembiraan atau kebanggaan.

Mengapa Mengaum-aumkan Jadi Hal yang Menarik?

Mengaum-aumkan seringkali dilihat sebagai hal yang menarik karena dapat menunjukkan kekuatan kepribadian seseorang. Namun, perlu diingat bahwa mengaum-aumkan juga dapat menimbulkan kesan yang tidak enak, seperti sombong atau membual. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan kata ini dengan bijak dan menghindari kesan yang salah.

Contoh Penggunaan Kata "mengaum-aumkan" dalam Kalimat

Ia mengaum-aumkan kepandaiannya di depan teman-temannya, tetapi sebenarnya ia masih banyak yang belum diaju. Ibu mengaum-aumkan kisah sukses anaknya di depan keluarga, tetapi tidak menyebutkan bahwa anaknya juga pernah mengalami kegagalan. Seorang politisi mengaum-aumkan janji-janji besar, tetapi setelah memenangkan pemilu, ia tidak kunjung menepati janji-janji tersebut.

Mengaum-aumkan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Mengaum-aumkan seringkali terjadi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks sosial media. Dalam platform seperti Instagram dan Facebook, orang seringkali mengaum-aumkan kehidupan mereka dengan menggunakan kata-kata pujian dan foto-foto yang indah. Namun, perlu diingat bahwa mengaum-aumkan juga dapat menimbulkan kesan yang salah, seperti sombong atau membual. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan kata ini dengan bijak dan menghindari kesan yang salah.