Arti Kata "pura-pura" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pura-pura" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pura-pura

pu·ra-pu·ra adv tidak sesungguhnya: jangan -- tidak tahu;
ber·pu·ra-pu·ra v tampak berbuat (bekerja, melakukan, dsb), tetapi sebenarnya tidak berbuat atau tidak berniat berbuat; berbuat seolah-olah; berlagak: untuk mengelabuhi musuhnya, dia ~ mati;
ke·pu·ra-pu·ra·an n perbuatan dsb yg pura-pura; kemunafikan: aku ingin mengungkapkan segala ~ yg dilakukannya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pura-pura"

📝 Contoh Penggunaan kata "pura-pura" dalam Kalimat

1.Dia pura-pura tidak tahu apa-apa untuk menghindari tanggung jawabnya.
2.Pada acara pernikahan, dia berpura-pura sedih untuk menarik perhatian istri barunya.
3.Dalam novel itu, karakter utama berpura-pura menjadi seorang pribadi yang kaya dan sukses untuk menipu orang lain.
4.Pak Guru memarahi siswanya karena berpura-pura tidak mengerjakan tugasnya, padahal sudah menyelesaikan tugas tersebut.
5.Dia mengaku bahwa dia tidak punya niat untuk pura-pura menjadi orang lain, tetapi sebenarnya dia ingin menyamar untuk mengumpulkan informasi.

📚 Artikel terkait kata "pura-pura"

Mengenal Kata 'pura-pura' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pura-pura" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "pura-pura" memiliki makna yang sangat umum dalam bahasa Indonesia, yaitu tidak sesungguhnya atau berlagak. Dalam konteks historis, kata ini mungkin berasal dari tradisi wayang kulit, di mana para tokoh di atas panggung sering melakukan adegan pura-pura untuk mengelabuhi musuh atau mencapai tujuan tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi.

 

Dalam penggunaan sehari-hari, kata "pura-pura" dapat dilihat dalam beberapa kalimat berikut. Misalnya, "Dia ~ mati untuk mengelabuhi musuhnya, tetapi sebenarnya masih hidup." Dalam kalimat ini, kata "pura-pura" digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi. Contoh lainnya adalah, "Dia ~ bekerja keras untuk membuat temannya percaya bahwa dia akan sukses." Dalam kalimat ini, kata "pura-pura" digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi.

 

Kata "pura-pura" memiliki relevansi yang cukup tinggi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam interaksi sosial. Misalnya, ketika kita berinteraksi dengan orang lain, kita sering melakukan adegan pura-pura untuk membuat mereka merasa nyaman atau percaya diri. Contohnya, ketika kita bertemu dengan orang baru, kita mungkin ~ senyum untuk membuat mereka merasa nyaman. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini juga sering digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi.

 

Dalam kesimpulan, kata "pura-pura" memiliki makna yang sangat umum dalam bahasa Indonesia, yaitu tidak sesungguhnya atau berlagak. Dalam penggunaan sehari-hari, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini juga memiliki relevansi yang cukup tinggi dalam interaksi sosial.