Arti Kata "paradoks" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "paradoks" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

paradoks

pa·ra·doks n pernyataan yg seolah-olah bertentangan (berlawanan) dng pendapat umum atau kebenaran, tetapi kenyataannya mengandung kebenaran; bersifat paradoks

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "paradoks"

📝 Contoh Penggunaan kata "paradoks" dalam Kalimat

1.Dalam filsafat, paradoks Eropa Timur menggambarkan keadaan yang menimbulkan kesulitan dalam menjalankan kebebasan di Uni Soviet.
2.Pernyataan bahwa kebebasan individual tidak dapat dipisahkan dari kebebasan berserikat adalah contoh paradoks klasik dalam teori politik.
3.Dalam novel, tokoh utama menghadapi paradoks hidupnya sendiri ketika harus memilih antara kebahagiaan pribadi dan keadilan sosial.
4.Seorang filsuf mengatakan bahwa paradoks keberadaan Tuhan adalah suatu masalah yang sulit dipecahkan dalam teologi.
5.Dalam ilmu ekonomi, paradoks kekayaan adalah suatu fenomena yang menunjukkan bahwa peningkatan pendapatan tidak selalu berarti peningkatan kebahagiaan.

📚 Artikel terkait kata "paradoks"

Mengenal Kata 'paradoks' - Inspirasi dan Motivasi

Paradoks: Pernyataan Bertentangan yang Mengandung Kebenaran

Paradoks adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pernyataan atau kejadian yang seolah-olah bertentangan dengan pendapat umum atau kebenaran. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani "paradoxon", yang berarti "sesuatu yang tidak logis". Sejarah kata paradoks sendiri dapat ditelusuri kembali ke zaman kuno, ketika filsuf Yunani seperti Zeno dan Epimenides menggunakan konsep ini untuk menggambarkan kebenaran yang tidak terduga. Dalam praktiknya, paradoks sering digunakan dalam berbagai konteks, mulai dari filsafat hingga sastra. Berikut beberapa contoh penggunaan kata paradoks dalam kalimat alami: - "Pernyataan 'Semua orang mati' sebenarnya adalah paradoks, karena jika semua orang mati, maka tidak ada orang yang dapat menyatakan bahwa semua orang mati." - Ini adalah contoh paradoks yang dikenal sebagai "paradoks tentang kebenaran". - "Kata-kata 'Hancurkan perang!' sebenarnya adalah paradoks, karena perang sering kali menciptakan kehancuran." - Ini adalah contoh paradoks yang dikenal sebagai "paradoks tentang kehancuran". - "Pernyataan 'Kita semua akan mati' sebenarnya adalah paradoks, karena jika kita semua akan mati, maka pernyataan itu tidak akan pernah terjadi." - Ini adalah contoh paradoks yang dikenal sebagai "paradoks tentang keabadian". Paradoks juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kasus, paradoks dapat digunakan untuk menggambarkan realitas sosial yang kompleks dan ambigu. Contohnya adalah paradoks tentang kemiskinan di negara-negara maju, di mana warga negara sering kali hidup dalam kemiskinan meskipun negara memiliki sumber daya yang melimpah.

Kata yang Mirip

paradoksal