Arti Kata "paradoksal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "paradoksal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

paradoksal

pa·ra·dok·sal a seolah-olah bertentangan (berlawanan) dng pendapat umum atau kebenaran, tetapi kenyataannya mengandung kebenaran

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "paradoksal"

📝 Contoh Penggunaan kata "paradoksal" dalam Kalimat

1.Kebijakan pemerintah menerapkan regulasi yang paradoksal, membiarkan penggunaan narkotika tetap luas.
2.Fenomena globalisasi membawa dampak paradoksal, menghubungkan manusia di seluruh dunia tetapi juga memperburuk kesenjangan.
3.Pengalaman hidup seseorang yang mengalami kecelakaan terbang dan selamat merupakan keajaiban paradoksal.
4.Ilmuwan menemukan penemuan paradoksal yang menunjukkan bahwa suhu udara di planet Mars lebih rendah dari yang diharapkan.
5.Kebijakan pemerintah yang menerapkan pajak tertinggi pada barang-barang yang paling dibutuhkan masyarakat merupakan contoh paradoksal.

📚 Artikel terkait kata "paradoksal"

Mengenal Kata 'paradoksal' - Inspirasi dan Motivasi

Kata Paradoksal: Menguak Kebenaran yang Bertentangan

Kata **paradoksal** sering digunakan untuk menjelaskan situasi yang seolah-olah bertentangan dengan kebenaran atau pendapat umum. Kata ini berasal dari bahasa Yunani "paradoxon," yang berarti "kejadian tidak mungkin." Dalam sejarah, kata ini telah digunakan oleh filsuf-filsuf seperti Zenon dari Elea dan Epimenides untuk menjelaskan konsep-konsep yang menantang logika.

Contoh Penggunaan Kata Paradoksal

Kata **paradoksal** sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Dia adalah seorang pengemis yang sangat kaya karena menerima sumbangan dari orang-orang yang peduli." Kalimat ini menggambarkan situasi yang paradoksal, karena seseorang yang dianggap miskin ternyata memiliki kekayaan dari sumbangan orang lain. Contoh lain adalah "Dia adalah seorang atlet yang sangat lemah, tetapi memiliki kekuatan fisik yang luar biasa dalam melakukan gerakan tertentu." Kalimat ini juga menggambarkan situasi yang paradoksal, karena seseorang yang dianggap lemah ternyata memiliki kekuatan fisik yang luar biasa.

Relevansi Kata Paradoksal dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata **paradoksal** memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kita sering menghadapi situasi yang paradoksal, seperti "Dia adalah seorang koruptor yang sangat berpengaruh, tetapi memiliki reputasi yang sangat baik di masyarakat." Kalimat ini menggambarkan situasi yang paradoksal, karena seseorang yang dianggap koruptor ternyata memiliki reputasi yang sangat baik. Dalam konteks ini, kata **paradoksal** membantu kita memahami bahwa kebenaran tidak selalu hitam-putih, dan bahwa situasi yang paradoksal dapat terjadi dalam kehidupan sehari-hari.