Arti Kata "ojah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ojah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ojah

ojah ? 1oja

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ojah"

📝 Contoh Penggunaan kata "ojah" dalam Kalimat

1.Dalam pertemuan resmi, saya mendengar ojah dari pimpinan perusahaan tentang strategi baru.
2.Saya tidak mengetahui apa yang diharapkan oleh guru, karena dia tidak menjelaskan ojah dalam ujian hari ini.
3.Dalam novel yang saya baca, tokoh utama memiliki ojah untuk menemukan kebenaran tentang masa lalunya.
4.Dalam proses belajar, siswa perlu memahami ojah dari instruktur untuk memahami konsep yang kompleks.
5.Saya perlu meminta klarifikasi dari teman tentang ojah yang dia maksudkan, karena saya tidak paham maksudnya.

📚 Artikel terkait kata "ojah"

Mengenal Kata 'ojah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ojah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "ojah" seringkali digunakan dalam percakapan sehari-hari, tetapi apakah Anda sudah tahu makna sebenarnya dari kata ini? Dalam bahasa Indonesia, kata "ojah" memiliki arti "ojah ? 1oja" yang terkait dengan keinginan atau niat untuk melakukan sesuatu. Konsep ini telah ada sejak lama dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia. Kata "ojah" memiliki latar belakang historis yang menarik. Dalam bahasa Sunda, kata "ojah" berarti "ingin" atau "suka", sehingga konsep ini telah ada sejak zaman dahulu kala. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ojah" seringkali digunakan untuk mengungkapkan keinginan atau niat untuk melakukan sesuatu. Misalnya, "Saya ingin pergi ke pantai hari ini, ojah!" atau "Aku suka makan es teler, ojah!" Contoh-contoh di atas menunjukkan bahwa kata "ojah" dapat digunakan dalam kalimat yang alami dan membuat komunikasi lebih mudah. Selain itu, kata "ojah" juga dapat digunakan untuk mengungkapkan keinginan atau niat yang kuat. Misalnya, "Saya telah berlatih olahraga selama seminggu, ojah!" atau "Aku ingin menjadi pengusaha sukses, ojah!" Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ojah" memiliki relevansi yang besar. Dalam budaya Indonesia, kata "ojah" seringkali digunakan untuk mengungkapkan keinginan atau niat yang kuat. Misalnya, dalam konteks pernikahan, kata "ojah" digunakan untuk mengungkapkan keinginan untuk menikah dengan orang yang dicintai. Dalam konteks karier, kata "ojah" digunakan untuk mengungkapkan keinginan untuk menjadi sukses dan mencapai tujuan. Dengan demikian, kata "ojah" menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.