Arti Kata "wallahualam" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "wallahualam" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

wallahualam

wal·la·hu·a·lam Ar p ungkapan yg dipergunakan untuk menyatakan ketidakpastian (maknanya 'dan Allah Yang Mahatahu');
-- bissawab dan Allah Yang Mahatahu sesungguhnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "wallahualam"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "wallahualam" dalam Kalimat

1.Saya masih tidak mengerti mengapa saya harus menempelkan sebuah bingkai di halaman kantor dan Allah Yang Mahatahu sesungguhnya tahu apa tujuannya.
2.Sebagai seorang ilmuwan, saya harus mengakui bahwa saya tidak bisa menjawab pertanyaan ini dan Allah Yang Mahatahu sesungguhnya tahu jawabannya.
3.Dalam beberapa tahun terakhir, saya telah mencoba menerjemahkan beberapa puisi klasik Arab ke dalam bahasa Indonesia, dan Allah Yang Mahatahu sesungguhnya tahu bagaimana saya melakukannya.
4.Saya tidak tahu apa yang akan terjadi jika saya tidak menyelesaikan proyek ini dan Allah Yang Mahatahu sesungguhnya tahu apa yang terbaik untuk saya.
5.Dalam beberapa tahun terakhir, saya telah melihat banyak perubahan besar di masyarakat dan Allah Yang Mahatahu sesungguhnya tahu apa yang akan terjadi di masa depan.

πŸ“š Artikel terkait kata "wallahualam"

Mengenal Kata 'wallahualam' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Wallahualam" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "wallahualam" sering digunakan dalam berbagai konteks, terutama dalam bahasa Arab dan budaya Islam. Kata ini memiliki arti resmi "walΒ·laΒ·huΒ·alΒ·lam Ar-rasyid" yang berarti 'dan Allah Yang Mahatahu';-- bissawab dan Allah Yang Mahatahu sesungguhnya'. Makna ini menyiratkan ketidakpastian dan kepercayaan bahwa Allah memiliki pengetahuan yang lebih luas dan lebih akurat. Dalam sejarah, kata "wallahualam" digunakan sebagai cara untuk mengungkapkan ketidakpastian atau ketidakmampuan dalam memahami suatu hal. Dengan kata lain, orang akan mengatakan "wallahualam" ketika mereka tidak yakin atau tidak tahu jawabannya. Dalam konteks kontemporer, kata ini masih digunakan sebagai cara untuk menunjukkan kehormatan dan kesadaran akan kehadiran Allah dalam setiap aspek kehidupan. Contoh penggunaan kata "wallahualam" dalam kalimat yang alami adalah: - "Saya tidak tahu jawabannya, wallahualam." - "Aku tidak bisa memahami ini, wallahualam." - "Mungkin itu benar, wallahualam." Penggunaan kata "wallahualam" dalam kehidupan sehari-hari dapat dilihat dalam berbagai aspek, seperti dalam berbicara dengan orang lain, dalam memahami teks atau informasi, atau bahkan dalam menghadapi tantangan dan kesulitan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "wallahualam" dapat digunakan sebagai cara untuk menunjukkan kesadaran akan kehadiran Tuhan dalam setiap aspek kehidupan dan untuk mengakui bahwa ada hal-hal yang melebihi kemampuan manusia untuk memahami.