Arti Kata "wahdah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "wahdah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

wahdah

wah·dah Ar n keesaan (Allah)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "wahdah"

📝 Contoh Penggunaan kata "wahdah" dalam Kalimat

1.Dalam konteks keagamaan, konsep wahdah merupakan landasan utama kepercayaan seorang Muslim.
2.Pengakuan keesaan Allah merupakan salah satu syariat yang wajib diikuti oleh setiap umat Islam.
3.Pada hari raya Idul Fitri, umat Islam berkumpul untuk memuliakan wahdah Allah dan memohon ampun.
4.Ketika membaca Al-Qur'an, kita dituntun untuk memahami wahdah yang tidak tergantung pada waktu dan tempat.
5.Dalam menjalankan ibadah haji, umat Islam mencari kesadaran akan keesaan Allah melalui perjalanan ke Baitullah.

📚 Artikel terkait kata "wahdah"

Mengenal Kata 'wahdah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Wahdah" - Inspirasi dan Motivasi dari Konsep Kesyahidan

Kata "wahdah" seringkali digunakan dalam konteks agama Islam, khususnya dalam konsep kesyahidan atau keesaan Allah SWT. Makna umum dari kata ini adalah pernyataan bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang ada dan tidak ada Tuhan lain di samping-Nya. Konsep ini telah menjadi inti dari ajaran Islam dan telah membentuk identitas masyarakat Muslim sejak dahulu. Dalam sejarah Islam, konsep wahdah telah menjadi inspirasi bagi para nabi dan ulama untuk mengembangkan ajaran Islam. Mereka menggunakan kata wahdah untuk menyatakan keesaan Allah dan menolak kepercayaan terhadap berhala atau Tuhan lain. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep wahdah juga telah menjadi sumber motivasi bagi masyarakat Muslim untuk menjalani hidup yang saleh dan taat pada perintah Allah. Contoh penggunaan kata wahdah dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: * "Kami percaya bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang ada, atau dalam bahasa Arab, wahdah Allah SWT." * "Dalam Al-Qur'an, Allah menjelaskan bahwa Dia adalah wahdah yang tidak memiliki sifat-sifat manusia." * "Kita harus selalu ingat bahwa Allah adalah wahdah yang maha kuasa dan tidak ada Tuhan lain di samping-Nya." Dalam kehidupan sehari-hari, konsep wahdah juga telah menjadi bagian dari budaya Indonesia modern. Banyak masyarakat Muslim di Indonesia yang menggunakan kata wahdah dalam ucapan-ucapan harian mereka, seperti "Semoga Allah memberkati kita dengan wahdah dan kebahagiaan." Atau "Kita harus selalu ingat bahwa Allah adalah wahdah yang maha pencipta." Dengan demikian, konsep wahdah telah menjadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat Muslim di Indonesia untuk menjalani hidup yang saleh dan taat pada perintah Allah.