Arti Kata "udang regang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "udang regang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

udang regang

udang yang masih segar, berwarna kuning kehijau-hijauan, dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan, panjangnya 7 cm, tanduk moncong lurus ke depan, sepit berbulu seperti permadani; Macrobrachium Sintangense

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "udang regang"

📝 Contoh Penggunaan kata "udang regang" dalam Kalimat

1.Dalam budidaya akuakultur, udang regang sangat populer karena kemampuan adaptasinya yang tinggi.
2.Bapak saya suka membawa udang regang dari laut ke pasar tradisional untuk dijual.
3.Di taman akuarium, para pecinta ikan menanamkan udang regang sebagai hewan peliharaan.
4.Ibuku berencana untuk membuka usaha budidaya udang regang di pinggiran kota.
5.Dalam proses identifikasi hewan laut, udang regang adalah salah satu contoh yang perlu dipelajari dengan teliti.

📚 Artikel terkait kata "udang regang"

Mengenal Kata 'udang regang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "udang regang" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "udang regang" sering kali tidak terdengar secara luas dalam percakapan sehari-hari. Namun, makna dan konteks historis di balik kata ini cukup menarik untuk dikaji. Dalam arti resmi, **udang regang** adalah jenis udang yang masih segar, berwarna kuning kehijau-hijauan, dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan, panjangnya 7 cm, tanduk moncong lurus ke depan, dan sepit berbulu seperti permadani. Spesies ini dikenal sebagai **Macrobrachium Sintangense**. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali mendengar kata "udang" dalam berbagai konteks. Namun, **udang regang** memiliki makna spesifik dan unik. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "udang regang" dalam kalimat yang alami: - "Saat membeli udang di pasar, saya tidak sengaja memilih **udang regang** yang segar dan lezat." - "Kedai makan di sebelah rumah kami menyajikan hidangan udang regang yang dimasak dengan bumbu khas pedas." - "Saya suka memancing di sungai, dan hari ini saya berhasil menangkap **udang regang** yang masih segar." Kata "udang regang" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa budaya lokal, **udang regang** dianggap sebagai simbol keberuntungan dan kesuksesan. Mereka percaya bahwa konsumsi udang regang dapat membawa keberuntungan dan kesuksesan dalam hidup. Dengan demikian, **udang regang** tidak hanya sebagai jenis udang yang lezat, tetapi juga memiliki makna filosofis yang dalam. Dalam kesimpulan, kata "udang regang" memiliki makna yang unik dan spesifik dalam konteks budaya Indonesia. Dengan memahami makna dan relevansi kata ini, kita dapat lebih menyadari keberagaman dan kekayaan budaya Indonesia.