Arti Kata "uang lepas" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "uang lepas" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

uang lepas

sejumlah uang yang diberikan kepada pegawai yang diberhentikan dengan hormat dari pekerjaan atau jabatannya karena pengurangan pegawai dan sebagainya; uang pesangon

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "uang lepas"

📝 Contoh Penggunaan kata "uang lepas" dalam Kalimat

1.Pegawai yang diberhentikan secara hormat menerima uang lepas sebagai penghargaan atas jasa lamanya.
2.Pemerintah menetapkan uang lepas yang harus diberikan kepada pegawai yang dipensiunkan.
3.Pak Guru menerima uang lepas dari sekolah setelah diberhentikan dari jabatannya.
4.Mereka memberikan uang lepas kepada pegawai yang diberhentikan karena pengurangan staf.
5.Pada tahun itu, negara memberikan uang lepas kepada pegawai yang pensiun.

📚 Artikel terkait kata "uang lepas"

Mengenal Kata 'uang lepas' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "uang lepas" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "uang lepas" memiliki makna yang jelas dalam konteks resmi, yaitu sejumlah uang yang diberikan kepada pegawai yang diberhentikan dengan hormat dari pekerjaan atau jabatannya karena pengurangan pegawai dan sebagainya. Dalam sejarah, ketika perusahaan atau lembaga pemerintah mengalami perubahan struktur, mereka sering diberikan **uang lepas** untuk membantu mereka menyesuaikan diri dengan keadaan baru. Dalam kehidupan sehari-hari, **uang lepas** sering menjadi topik perdebatan. Misalkan, seorang pegawai yang telah bekerja selama 20 tahun dan kemudian diberhentikan karena alasan pengurangan pegawai, maka ia berhak menerima **uang lepas** sebagai gantinya. Contoh lain, seorang mantan pegawai yang diberhentikan karena alasan tidak mencapai target, maka ia juga berhak menerima **uang lepas** sebagai kompensasi. Dalam kebudayaan Indonesia modern, **uang lepas** sering dianggap sebagai bentuk penghargaan kepada pegawai yang telah berkontribusi besar dalam organisasi atau lembaga. Namun, beberapa orang juga menganggap **uang lepas** sebagai bentuk kompensasi yang tidak adil, karena tidak semua pegawai yang diberhentikan berhak menerima **uang lepas**. Oleh karena itu, perlu adanya klarifikasi yang jelas tentang syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh pegawai untuk menerima **uang lepas**. Dalam beberapa kasus, **uang lepas** juga digunakan sebagai bentuk penghargaan kepada pegawai yang telah meninggalkan organisasi atau lembaga dengan hormat. Dalam kasus ini, **uang lepas** diberikan sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan kontribusi yang telah diberikan.