Arti Kata "tungkup" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tungkup" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tungkup

tung·kup Mk v telangkup; telungkup;
me·nung·kup v menelangkup; menelungkup; tengkurap;
~ menelentang ki menimbang (meneliti) dng sungguh-sungguh (dalam-dalam);
me·nung·kup·kan v menelungkupkan: ~ tudung;
ter·tung·kup v 1 tertelungkup; tertiarap; 2 ki menanggung rugi (celaka dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tungkup"

📝 Contoh Penggunaan kata "tungkup" dalam Kalimat

1.Ketika cuaca buruk, saya harus menelungkupkan tudung motor saya untuk melindunginya dari air hujan.
2.Saya merasa celaka karena tidak menelungkupkan diri saya saat jatuh dari sepeda, sehingga terluka parah.
3.Dalam pelajaran geografi, guru saya menunjukkan peta wilayah dengan menelungkupkan peta tersebut di atas meja.
4.Pada malam hari, saya meneliti konsep fisika dengan menelungkupkan diri saya di atas buku teks untuk memahami materi.
5.Setelah kehilangan uang besar, ayah saya terlalu menelungkup dan tidak mampu lagi membantu kami.

📚 Artikel terkait kata "tungkup"

Mengenal Kata 'tungkup' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tungkup" - Makna dan Penggunaan dalam Bahasa Indonesia

Dalam bahasa Indonesia, kata "tungkup" memiliki makna yang luas dan kompleks. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan posisi atau keadaan seseorang atau sesuatu yang tertelungkup atau tertiarap. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan dalam puisi dan sastra klasik untuk menggambarkan keadaan jiwa atau hati yang tertekan atau sedih.

Penggunaan Kata "Tungkup" dalam Kalimat

Kata "tungkup" dapat digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam kalimat "Dia tertungkup di atas bantal, menangis karena kesedihan." Dalam kalimat ini, kata "tungkup" digunakan untuk menggambarkan posisi tubuh orang tersebut yang tertelungkup, serta keadaan hatinya yang sedih. Contoh lain, "Dia menelungkupkan tudungnya untuk melindungi dirinya dari hujan." Dalam kalimat ini, kata "tungkup" digunakan untuk menggambarkan aksi orang tersebut yang menelungkupkan tudungnya.

Relevansi Kata "Tungkup" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "tungkup" memiliki relevansi yang luas. Banyak orang yang menggunakan kata ini untuk menggambarkan keadaan jiwa atau hati yang sedih atau tertekan. Dalam budaya Indonesia, kata "tungkup" sering digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari, seperti dalam kalimat "Saya merasa tungkup setelah kehilangan orang yang saya cintai." Dalam kalimat ini, kata "tungkup" digunakan untuk menggambarkan keadaan jiwa yang sedih dan tertekan.