Arti Kata "tumpil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tumpil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tumpil

tum·pil Jk v tunjang; sangga;
me·num·pil v menunjang (supaya jangan roboh); menyangga; menyokong: bambu itu sekadar untuk ~ pohon pisang yg buahnya terlalu banyak;
pe·num·pil n penunjang; penyangga; penyokong

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tumpil"

📝 Contoh Penggunaan kata "tumpil" dalam Kalimat

1.Bambu itu sekadar untuk tumpil pohon pisang yang buahnya terlalu banyak.
2.Pemerintah telah menyediakan beberapa struktur untuk menjadi tumpil rumah-rumah di daerah yang rawan gempa.
3.Buku teks matematika tersebut hanya berfungsi sebagai tumpil untuk memahami konsep dasar.
4.Dalam permainan basket, pemain yang berada di belakang harus menjadi tumpil yang kuat untuk menjaga lawan.
5.Struktur yang dibangun di atas tanah licin bertujuan sebagai tumpil untuk menyangga bangunan.

📚 Artikel terkait kata "tumpil"

Mengenal Kata 'tumpil' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tumpil" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tumpil" seringkali digunakan dalam bahasa sehari-hari, namun maknanya mungkin belum sepenuhnya dipahami oleh banyak orang. Dalam arti resmi, tumpil berarti menunjang atau menyokong sesuatu agar tidak roboh. Konsep ini telah ada sejak lama, bahkan sebelum zaman modern. Dalam konteks sosial, tumpil sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti ketika seseorang membutuhkan bantuan untuk menyelesaikan tugas. Dalam beberapa kalimat yang alami, kata "tumpil" dapat digunakan seperti ini: "Bambu itu digunakan sebagai tumpil pohon pisang yang buahnya terlalu banyak." Atau, "Dia membutuhkan tumpil dari temannya untuk menyelesaikan proyeknya." Dapat dilihat bahwa kata "tumpil" memiliki makna yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kata "tumpil" juga dapat digunakan sebagai penunjang atau penyangga dalam berbagai konteks. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering membutuhkan tumpil dalam berbagai bentuk. Misalnya, ketika kita memutuskan untuk menuntut ilmu, kita membutuhkan tumpil dari orang tua atau keluarga yang mendukung. Begitu pula ketika kita memulai bisnis, kita membutuhkan tumpil dari investor atau rekan bisnis. Dalam budaya Indonesia modern, tumpil tidak hanya berarti fisik, melainkan juga emosional dan mental. Oleh karena itu, penting untuk memiliki tumpil yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.