Arti Kata "memfatwakan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "memfatwakan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

memfatwakan

mem.fat.wa.kan memberikan fatwa; menasihatkan; memberikan petuah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "memfatwakan"

📝 Contoh Penggunaan kata "memfatwakan" dalam Kalimat

1.Ketua organisasi agama memfatwakan bahwa kegiatan tersebut haram.
2.Ustazah memfatwakan kepada pengikutnya untuk melakukan ibadah tahajud.
3.Bapak memfatwakan bahwa anaknya harus menempuh jalur pendidikan yang lebih baik.
4.Pada acara konferensi, seorang ulama memfatwakan pentingnya menjaga hubungan antaragama.
5.Dalam cerita rakyat, seorang sultan memfatwakan bahwa rakyat harus menjaga lingkungan alam.

📚 Artikel terkait kata "memfatwakan"

Mengenal Kata 'memfatwakan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "memfatwakan" - Inspirasi dan Motivasi

Pada dasarnya, kata **memfatwakan** merupakan kata kerja yang berarti memberikan fatwa, menasihatkan, atau memberikan petuah. Istilah ini memiliki latar belakang historis yang kaya, karena **memfatwakan** biasanya digunakan dalam konteks agama, terutama Islam. Dalam agama Islam, fatwa adalah penjelasan hukum dan keputusan yang diambil oleh ulama atau ahli agama berdasarkan interpretasi Al-Quran dan hadits. Di dalam kehidupan sehari-hari, **memfatwakan** dapat berarti memberikan nasihat atau saran kepada orang lain, terutama dalam hal pertimbangan moral atau etika. Namun, perlu diingat bahwa **memfatwakan** tidak hanya dilakukan oleh ulama atau ahli agama, tetapi juga oleh individu lainnya yang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam suatu bidang. Berikut beberapa contoh penggunaan kata **memfatwakan** dalam kalimat yang alami: - Ustadz memfatwakan bahwa berpuasa pada hari Senin dan Jumat dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita. - Ibu memfatwakan kepada anaknya untuk selalu menjaga diri dan tidak bermain di jalan raya. - Gubernur memfatwakan bahwa proyek pembangunan jalan tol harus diselesaikan dalam waktu 2 tahun. Dalam budaya Indonesia modern, **memfatwakan** masih memiliki relevansi yang signifikan. Banyak orang yang mengandalkan fatwa atau nasihat dari orang lain, terutama dalam hal pertimbangan moral atau etika. Selain itu, **memfatwakan** juga digunakan dalam konteks politik dan sosial, seperti dalam hal penentuan keputusan atau kebijakan pemerintah.