Arti Kata "tujah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tujah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tujah

tu·jah v, me·nu·jah v menusuk dng tombak atau lembing dsb arah ke bawah; menohok; meradak;
me·nu·jah·kan v menohokkan; menusukkan tombak (lembing dsb) arah ke bawah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tujah"

📝 Contoh Penggunaan kata "tujah" dalam Kalimat

1.Prajurit menujak musuh dengan tombak panjangnya.
2.Pemain sepak bola tujah bola lawan ke arah gawang.
3.Petani menenun kain yang baru saja dia tujah dengan jarum.
4.Di zaman perang, tentara harus mampu menujak musuh dengan tepat.
5.Pemuda di desa menunjukkan kemampuan menenun kain yang telah dia tujah dengan baik.

📚 Artikel terkait kata "tujah"

Mengenal Kata 'tujah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tujah" - Strategi dalam Pertempuran

Kata "tujah" sering digunakan dalam konteks pertempuran dan perang, tetapi apakah Anda sudah tahu makna sebenarnya dari kata ini? Dalam arti resmi, tujah berarti menusuk dengan tombak atau lembing ke arah bawah, menohok, atau meradak. Kata ini memiliki sejarah panjang yang terkait dengan strategi perang dan pertempuran dalam budaya Indonesia. Dalam sejarah, tujah sering digunakan sebagai strategi perang untuk menaklukkan musuh. Tentara yang menggunakan tujah dapat dengan mudah menyerang musuh dari bawah, sehingga musuh tidak siap menghadapi serangan tersebut. Strategi ini juga dapat digunakan dalam pertempuran melawan musuh yang memiliki kelebihan dalam perang jarak jauh. Contoh penggunaan kata tujah dalam kalimat yang alami adalah: * "Kawanan kuda terus tujah musuh dengan tombak panjangnya." * "Perlawanan musuh akhirnya terpukul dengan tujah yang kuat dari pasukan kita." * "Taktik tujah memang efektif dalam menghadapi musuh yang memiliki kelebihan dalam perang jarak jauh." Dalam kehidupan sehari-hari, kata tujah tidak lagi digunakan dalam konteks pertempuran, tetapi masih digunakan dalam konteks lain seperti dalam kalimat "menyerang" atau "menyerang secara brutal". Meski demikian, kata tujah masih memiliki makna yang kuat dalam budaya Indonesia, terutama dalam konteks perang dan pertempuran. Dalam kesimpulan, kata tujah memiliki sejarah panjang yang terkait dengan strategi perang dan pertempuran dalam budaya Indonesia. Meski kata ini tidak lagi digunakan dalam konteks pertempuran, namun masih memiliki makna yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.