Arti Kata "tongol" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tongol" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tongol

to·ngol v, me·no·ngol v menyembulkan kepala; muncul (menampakkan diri): dr tadi dia belum ~ juga, rupanya dia tidak hadir

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tongol"

📝 Contoh Penggunaan kata "tongol" dalam Kalimat

1.Pada pesta malam itu, dia akhirnya muncul dan menyenangkan semua tamu dengan kehadirannya.
2.Dalam cerita rakyat, bayi yang baru lahir sering menyembulkan kepala dan mengeluarkan tangisan pertama.
3.Dalam konteks pendidikan, guru harus siap menyambut siswa-siswa yang baru menampakkan diri hari pertama sekolah.
4.Karena cuaca buruk, dia tidak muncul di tempat pertemuan yang telah ditetapkan sejak semalam.
5.Dia baru saja menyelesaikan kuliah dan segera akan menampakkan diri di dunia kerja sebagai tenaga profesional.

📚 Artikel terkait kata "tongol"

Mengenal Kata 'tongol' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tongol" - Mengenali Kehadiran dan Sembilan

Kata "tongol" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan kehadiran seseorang yang baru muncul atau menyembulkan diri. Dalam konteks sejarah, kata tongol sering digunakan untuk menggambarkan kehadiran seseorang yang tidak terduga atau tidak terbaca. Misalnya, jika seseorang baru datang ke kamar dan tidak terlihat sebelumnya, maka kita bisa mengatakan "Dia baru ~ dan tidak terlihat sebelumnya." Dalam kehidupan sehari-hari, kata tongol memiliki variasi penggunaan yang luas. Contohnya, jika Anda tidak menemukan sesuatu di tempat yang biasanya Anda cari, maka Anda bisa mengatakan "Aku baru ~ tempat itu, sepertinya tidak ada di sana." Atau, jika Anda melihat seseorang yang tidak terlihat sebelumnya, maka Anda bisa mengatakan "Dia baru ~ dari belakang, sepertinya tidak sengaja." Kata tongol juga memiliki relevansi dalam kebudayaan Indonesia modern. Dalam beberapa lagu dan cerita rakyat, kata tongol digunakan untuk menggambarkan kehadiran seseorang yang tidak terduga atau tidak terbaca. Misalnya, dalam lagu "Tongol" milik penyanyi Indonesia, kata ini digunakan untuk menggambarkan kehadiran cinta yang tidak terduga. Dalam cerita rakyat, kata tongol digunakan untuk menggambarkan kehadiran makhluk halus yang tidak terlihat sebelumnya. Dalam beberapa situasi, kata tongol juga digunakan untuk menggambarkan kehadiran kejadian yang tidak terduga. Misalnya, jika terjadi bencana alam yang tidak terduga, maka kita bisa mengatakan "Bencana alam baru ~ dan tidak terlihat sebelumnya." Dalam situasi ini, kata tongol digunakan untuk menggambarkan kehadiran kejadian yang tidak terduga atau tidak terbaca. Dalam kesimpulan, kata "tongol" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Dalam berbagai konteks, kata ini digunakan untuk menggambarkan kehadiran seseorang atau kejadian yang tidak terduga atau tidak terbaca. Dengan demikian, kata tongol menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.