Arti Kata "asta-" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "asta-" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

asta-

as·ta- bentuk terikat delapan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "asta-"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "asta-" dalam Kalimat

1.Berikut beberapa kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata "asta-":
2.Di ruang rapat, petunjuk teknis yang ditulis dalam bahasa Inggris beraksara as-atau-asta- di akhir kata.
3.Dalam sejarah, istilah-ista- atau as-asta- sering digunakan untuk mengidentifikasi peradaban kuno.
4.Dalam bahasa Sanskerta, kata-kata dengan awalan as- atau as-asta- sering digunakan untuk menggambarkan konsep spiritual.
5.Pada saat itu, konsep as-atau-asta- di tengah masyarakat masih belum sepenuhnya dipahami.

πŸ“š Artikel terkait kata "asta-"

Mengenal Kata 'asta-' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "asta-" - Aspek Historis dan Penggunaannya

Kata "asta-" adalah kata dalam bahasa Indonesia yang memiliki makna resmi sebagai "asΒ·ta- bentuk terikat delapan". Kata ini memiliki asal-usul yang menarik, yang terkait dengan budaya dan sejarah Indonesia. Dalam bahasa Sanskerta, kata "asta-" berarti "delapan". Dalam konteks sejarah, kata ini digunakan untuk mengidentifikasi suatu sistem atau konsep yang memiliki delapan aspek atau komponen.

Kata "asta-" dalam Konteks Sejarah dan Budaya

Kata "asta-" memiliki peran penting dalam budaya dan sejarah Indonesia. Dalam filsafat Jawa, kata ini digunakan untuk menggambarkan konsep delapan aspek alam semesta, yaitu udara, api, air, tanah, kayu, logam, emas, dan akal. Konsep ini sangat berpengaruh dalam pengetahuan dan kepercayaan masyarakat Jawa. Selain itu, kata "asta-" juga digunakan dalam sistem angka tradisional Jawa, yang menggunakan delapan sebagai dasar sistem bilangan.

Penggunaan Kata "asta-" dalam Kalimat Alami

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "asta-" dalam kalimat alami: - Sistem angka tradisional Jawa menggunakan asta- sebagai dasar bilangan. - Konsep delapan aspek alam semesta dalam filsafat Jawa dikenal sebagai asta-. - Dalam bahasa Sanskerta, kata asta- berarti "delapan".

Relevansi Kata "asta-" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "asta-" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya dan sejarah Indonesia. Dalam era modern, kata ini digunakan dalam berbagai bidang, seperti filsafat, sejarah, dan antropologi. Selain itu, kata "asta-" juga digunakan dalam pengembangan sistem angka tradisional Jawa, yang menjadi inspirasi bagi penelitian dan pengembangan sistem bilangan modern.