Arti Kata "katir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "katir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

katir

ka·tir n kayu ringan atau buluh, dipasang di kanan-kiri perahu untuk menjaga keseimbangan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "katir"

📝 Contoh Penggunaan kata "katir" dalam Kalimat

1.Perahu tradisional memiliki katir yang terbuat dari kayu buluh untuk menjaga keseimbangan saat berlayar.
2.Penggunaan katir yang tidak tepat dapat menyebabkan perahu kehilangan keseimbangan dan tenggelam.
3.Pada zaman dahulu, orang-orang menggunakan katir untuk meningkatkan kemampuan navigasi perahu.
4.Mahasiswa melakukan eksperimen untuk memahami cara kerja katir dalam menjaga keseimbangan perahu.
5.Pencipta perahu modern telah menggantikan katir dengan teknologi yang lebih canggih dan efisien.

📚 Artikel terkait kata "katir"

Mengenal Kata 'katir' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Katir" - Pentingnya dalam Navigasi Air

Kata "katir" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat spesifik terkait dengan dunia navigasi air. Secara harfiah, katir adalah kayu ringan atau buluh yang dipasang di kanan-kiri perahu untuk menjaga keseimbangan. Konsep ini sudah ada sejak lama dan masih digunakan hingga hari ini, terutama dalam kegiatan berlayar dan penangkapan ikan. Dalam sejarah, perahu dengan katir digunakan oleh masyarakat nelayan dan pedagang untuk berlayar di laut. Katir berfungsi sebagai stabilizer, membantu perahu tetap stabil dan tidak mudah terbalik. Dengan demikian, nelayan dan pedagang dapat melakukan kegiatan mereka dengan lebih aman. Contoh penggunaan kata katir dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: * Kapal tradisional dengan katir yang terbuat dari kayu jati masih banyak digunakan oleh masyarakat nelayan di pantai timur. * Setelah perahu terbalik, para nelayan langsung memperbaiki katir yang rusak untuk menghemat waktu. * Dalam budaya Jawa, katir dianggap sebagai simbol keberuntungan dan keseimbangan dalam kehidupan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata katir masih relevan dalam beberapa konteks. Misalnya, dalam kegiatan berwisata bahari, perahu wisata sering dilengkapi dengan katir untuk menjaga keseimbangan dan keselamatan penumpang. Selain itu, katir juga digunakan dalam konteks budaya dan simbolis, seperti dalam pertunjukan tradisional atau upacara adat.

Kata yang Mirip

katirah