Arti Kata "kejolak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kejolak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kejolak

ke·jo·lak ? gejolak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kejolak"

📝 Contoh Penggunaan kata "kejolak" dalam Kalimat

1.Suasana kejolak di pasar itu membuat saya tak ingin berbelanja.
2.kejolak perasaan saya saat mendengar berita itu sangat keras.
3.Pengajar mengatakan bahwa kita harus siap menghadapi kejolak cuaca di hari ini.
4.Kota itu pernah mengalami kejolak politis yang sangat berpengaruh pada masyarakat.
5.Dalam novel itu, kejolak perasaan utusan yang berusaha melepaskan kota dari kekuasaan asing sangat kuat.

📚 Artikel terkait kata "kejolak"

Mengenal Kata 'kejolak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kejolak" - Gejala Emosi yang Perlu Diketahui

Kata "kejolak" memiliki makna umum sebagai gejala emosi yang menunjukkan keadaan seseorang yang merasa terganggu, terganggu, atau merasa kehilangan kendali. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kondisi sosial yang tidak stabil atau berkepanjangan, seperti masa-masa perubahan sosial atau politik yang signifikan. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan keadaan emosi yang kompleks dan tidak dapat diprediksi. Contoh penggunaan kata "kejolak" dalam kalimat yang alami dapat dilihat dalam beberapa situasi berbeda. Misalnya, "Rakyat mulai merasakan kejolak ketika pemerintah mengumumkan kebijakan baru yang menimbulkan ketidaktahuan." Dalam contoh ini, kata "kejolak" digunakan untuk menggambarkan reaksi emosi dari masyarakat yang merasa tidak stabil dan tidak dapat memprediksi apa yang akan terjadi. Contoh lain adalah, "Pemain sepak bola mulai mengalami kejolak ketika timnya kalah dalam pertandingan penting." Dalam contoh ini, kata "kejolak" digunakan untuk menggambarkan keadaan emosi yang kompleks dan tidak dapat diprediksi dari pemain sepak bola yang merasa kecewa dan frustrasi. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "kejolak" memiliki relevansi dalam menggambarkan berbagai situasi yang kompleks dan tidak stabil. Misalnya, dalam situasi pernikahan, kata "kejolak" dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan emosi pasangan yang merasa tidak stabil dan tidak dapat memprediksi apa yang akan terjadi. Selain itu, dalam situasi bisnis, kata "kejolak" dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan emosi yang kompleks dan tidak dapat diprediksi dari karyawan yang merasa tidak stabil dan tidak dapat memprediksi apa yang akan terjadi. Dalam keseluruhan, kata "kejolak" memiliki makna yang kompleks dan dapat digunakan dalam berbagai konteks untuk menggambarkan keadaan emosi yang tidak stabil dan tidak dapat diprediksi. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks penggunaan kata "kejolak" dalam berbagai situasi untuk dapat berkomunikasi dengan efektif dan efisien.