Arti Kata "tolak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tolak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tolak

to·lak v sorong; dorong;
-- angsur saling menuruti (memberi); tolak raih; -- bahara tolak bara; -- bala penangkal bencana (bahaya, penyakit, dsb) dng mantra (kenduri dsb); -- balik pergi pulang; -- bara Lay pemberat yg terdiri atas cairan yg dimuat di kapal, ditempatkan di bagian dasar kapal dan bagian lain untuk tujuan stabilitas kapal dan balas atau rem kapal; -- peluru olahraga dng menolakkan peluru (alat yg bundar spt bola yg terbuat dr besi atau kuningan beratnya untuk putri 4 kg, untuk putra 7¼ kg); -- raih saling menuruti (memberi); tolak angsur; -- senjata uang dsb yg diberikan penduduk kpd musuh (supaya tidak diserang dsb); -- sumpah hiasan kalung (dokoh); -- tarik saling menolak dan menarik: jauh sebelum muktamar berlangsung, terdengar -- tarik yg cukup keras antara kalangan intelektual dan birokrat;
ber·to·lak v 1 berangkat berlayar: kapal pesiar itu ~ dr Pelabuhan Tanjung Priok; 2 berangkat; pergi meninggalkan (menghindar dr): dia telah ~ menuju Jakarta; 3 berpangkal: ~ dr keyakinan itu, saya berusaha belajar lagi;
~ angsur berkompromi; ~ belakang 1 berpisah saling membelakangi (msl seorang ke barat, seorang lagi ke timur); 2 ki sangat berbeda (tt pendapat, kebiasaan, keinginan, sifat, dsb); ~ pinggang menaruh kedua belah tangan pd pinggang; kedua tangan bertumpu pd pinggang; bercekak pinggang; ~ punggung berangkat;
ber·to·lak-to·lak v saling menyorongkan (melepaskan) tanggung jawab dsb;
ber·to·lak-to·lak·an v saling menolak; dorong-mendorong; sorong-menyorong(kan);
me·no·lak v 1 mendorong; menyorongkan; mendesak ke depan (ke samping): ia ~ temannya sehingga jatuh terjungkal; 2 mencegah (bahaya dsb); menangkal (penyakit dsb); mengelakkan atau menangkis (serangan dsb): ~ hujan; ~ penyakit cacar; ~ serangan musuh; 3 tidak menerima (memberi, meluluskan, mengabulkan); menampik: dia tidak pernah ~ permintaan anak kesayangannya; 4 tidak membenarkan (pendapat): guru itu ~ protes yg diajukan oleh muridnya; 5 mengusir; menghalau: akhirnya negara itu berhasil ~ penjajah; 6 mengurangi; memotong: tokoh itu ~ harga barang sebesar 10% selama bulan ini;
to·lak-me·no·lak v bertolak-tolakan; saling menolak;
me·no·lak·kan v 1 mendesak (mendorong) ke depan; menyorongkan; mendorongkan; 2 menyodorkan (pekerjaan dsb) kpd; 3 menimpakan (kesalahan dsb) kpd: diharapkan para anggota tidak ~ kesalahan kpd pengurus; 4 mengusir; menghalau: akhirnya bangsa kita berhasil ~ penjajah;
ter·to·lak v 1 telah ditolak; 2 tidak sengaja ditolak; tersorong; terdorong;
to·lak·an n 1 desakan ke depan (ke samping); sorongan; dorongan; 2 sesuatu yg sudah ditolak; tampikan; 3 potongan (harga dsb);
pe·no·lak n 1 alat untuk menolak; penangkal; penangkis; pencegah; 2 orang yg menolak;
~ bala tolak bala;
pe·no·lak·an n proses, cara, perbuatan menolak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tolak"

📝 Contoh Penggunaan kata "tolak" dalam Kalimat

1.Kapal pesiar itu berlayar dari Pelabuhan Tanjung Priok.
2.Dalam perundingan, pihak A dan pihak B berusaha menemukan kompromi.
3.Dia berusaha menghubungi temannya untuk menolak undangan itu.
4.Pemerintah mengeluarkan peraturan untuk menolak impor barang-barang ilegal.
5.Saya tidak pernah menolak permintaan teman saya, bahkan saat mereka sedang dalam kesulitan.

📚 Artikel terkait kata "tolak"

Mengenal Kata 'tolak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tolak" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tolak" memiliki makna yang sangat luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks historis dan sosial, kata "tolak" sering digunakan untuk menggambarkan proses menolak atau menentang sesuatu, baik itu ide, keputusan, atau bahkan perasaan. Dalam budaya Indonesia, kata "tolak" juga sering digunakan dalam kalimat yang mengandung konflik atau perlawanan, seperti "tolak belakang" atau "tolak angsur". Dalam kehidupan sehari-hari, kata "tolak" sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Dia tolak permintaan saya untuk menjemputnya dari bandara karena dia ingin pergi sendiri." atau "Dia tolak menawarkan saya pekerjaan karena dia merasa saya tidak memiliki keterampilan yang cukup." Dalam kalimat-kalimat ini, kata "tolak" digunakan untuk menggambarkan proses menolak atau menentang sesuatu. Dalam budaya Indonesia modern, kata "tolak" juga memiliki makna yang lebih luas lagi. Misalnya, dalam konteks politik, kata "tolak" digunakan untuk menggambarkan proses menolak atau menentang kebijakan pemerintah. Dalam konteks sosial, kata "tolak" digunakan untuk menggambarkan proses menolak atau menentang tradisi atau kebiasaan yang dianggap tidak adil atau tidak manusiawi. Oleh karena itu, kata "tolak" memiliki peran yang sangat penting dalam membantu kita menentukan nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang kita anut dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kesimpulan, kata "tolak" memiliki makna yang sangat luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "tolak" sering digunakan dalam berbagai konteks, baik itu dalam konteks politik, sosial, atau bahkan budaya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konteks kata "tolak" agar kita dapat menggunakan kata-kata dengan lebih tepat dan efektif.

Contoh Penggunaan Kata "tolak" dalam Kalimat

* Dia tolak permintaan saya untuk menjemputnya dari bandara karena dia ingin pergi sendiri. * Dia tolak menawarkan saya pekerjaan karena dia merasa saya tidak memiliki keterampilan yang cukup. * Dia tolak kebijakan pemerintah yang dianggap tidak adil.