Arti Kata "diopsida" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "diopsida" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

diopsida

di·op·si·da n Kim kalsium magnesium silikat alamiah; suatu tipe piroksen

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "diopsida"

📝 Contoh Penggunaan kata "diopsida" dalam Kalimat

1.diopsida adalah mineral yang umum ditemukan di batuan beku.
2.Sebagai geolog, saya telah meneliti struktur kristal diopsida yang sangat menarik.
3.diopsida memiliki sifat magnetik yang unik dan digunakan dalam aplikasi teknik.
4.Mineral diopsida terbentuk dari proses metamorfosa batuan beku yang lama.
5.Pada museum geologi, diopsida dipamerkan sebagai salah satu contoh mineral paling langka.

📚 Artikel terkait kata "diopsida"

Mengenal Kata 'diopsida' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Diopsida" - Mineral yang Menginspirasi

Diopsida adalah sebuah kata yang mungkin belum familiar bagi banyak orang, tetapi pada kenyataannya adalah sebuah istilah yang luas digunakan dalam bidang mineralogi. Kata ini berasal dari bahasa Yunani, di mana "diops" berarti "liang mata" dan "ida" berarti "padatan". Jadi, diopsida secara harfiah dapat diartikan sebagai "padatan liang mata". Diopsida adalah sebuah mineral yang tergolong dalam kelompok mineral piroksen, yang merupakan salah satu jenis mineral yang paling umum ditemukan di kerak bumi. Mineral ini memiliki struktur kristal yang kompleks dan memiliki sifat-sifat yang unik, seperti kekerasan yang tinggi dan warna yang beragam. Diopsida dapat ditemukan dalam berbagai bentuk, dari yang berukuran kecil hingga yang besar. Mineral ini sering ditemukan dalam formasinya yang alami, seperti dalam batuan beku atau metamorf. Dalam beberapa kasus, diopsida juga dapat ditemukan dalam bentuk yang telah digunakan oleh manusia untuk berbagai tujuan, seperti dalam pembuatan perhiasan atau sebagai bahan baku industri. Contoh penggunaan kata diopsida dalam kalimat yang alami adalah: * "Mineral diopsida ditemukan dalam batuan beku yang terbentuk jutaan tahun yang lalu." * "Mineral diopsida digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan perhiasan yang unik." * "Struktur kristal diopsida yang kompleks membuatnya menjadi salah satu mineral yang paling menarik di dunia." Dalam kehidupan sehari-hari, diopsida memiliki beberapa relevansi. Misalnya, mineral ini dapat digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan perhiasan yang unik dan indah. Selain itu, diopsida juga dapat digunakan dalam bidang industri, seperti dalam pembuatan bahan bangunan atau peralatan. Dalam budaya Indonesia modern, diopsida masih belum banyak diketahui oleh masyarakat luas. Namun, dengan semakin banyaknya penelitian dan penggunaan mineral ini dalam berbagai bidang, diharapkan diopsida akan menjadi lebih familiar dan dapat memberikan inspirasi bagi banyak orang.