Arti Kata "tol" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tol" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tol

tol n 1 pajak untuk memasuki jalan tertentu (msl jalan bebas hambatan, jalan layang); 2 jalan yg mengenakan bea bagi pemakainya; 3 bea masuk kendaraan dan barang impor lain; 4 pintu cukai; gerbang cukai

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tol"

📝 Contoh Penggunaan kata "tol" dalam Kalimat

1.Pembayaran tol untuk memasuki kota besar sangat mahal.
2.Pemerintah sedang mempertimbangkan pembangunan jalan tol baru untuk mengurangi kemacetan.
3.Kami tidak perlu membayar bea masuk untuk jalan tol.
4.Kota ini memiliki sistem tol yang kompleks dan sulit dijangkau.
5.Pengguna jalan tol harus memahami aturan yang berlaku untuk menghindari denda.

📚 Artikel terkait kata "tol"

Mengenal Kata 'tol' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tol" di Indonesia: Sejarah dan Implementasinya

Kata "tol" di Indonesia memiliki makna yang luas dan kompleks. Dalam konteks historis, kata ini mengacu pada sistem pajak yang digunakan untuk mengumpulkan dana bagi pembangunan infrastruktur. Pada awalnya, tol digunakan sebagai sistem pajak untuk memasuki jalan tertentu, seperti jalan bebas hambatan atau jalan layang. Namun, seiring waktu, definisi tol berkembang dan menjadi sinonim dengan jalan yang mengenakan bea bagi pemakainya. Dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan kata "tol" sangat umum. Misalnya, "Saya harus membayar tol sebelum memasuki jalan layang" atau "Jalan ini dikenal sebagai salah satu tol terpanjang di Indonesia". Ketiga, penggunaan kata "tol" juga dapat ditemukan dalam konteks impor, seperti "Pemerintah menetapkan tarif tol untuk barang impor" atau "Kami harus membayar tol cukai sebelum memasuki negara". Dalam budaya Indonesia modern, penggunaan kata "tol" sangat relevan. Misalnya, pembangunan jalan tol di Indonesia merupakan salah satu prioritas pemerintah untuk meningkatkan kemudahan aksesibilitas dan mengurangi kemacetan. Selain itu, sistem tol juga digunakan sebagai sumber pendapatan bagi pemerintah untuk mendanai proyek-proyek infrastruktur lainnya. Dengan demikian, kata "tol" tidak hanya berarti pajak atau bea, tetapi juga menjadi simbol kemajuan dan kemakmuran bagi masyarakat Indonesia.