Arti Kata "tolok" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tolok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
tolok
1to·lok n banding; imbangan (yg sama); tara: tiada -- nya, tiada -- bandingannya;
-- banding ukuran pembanding; -- ukur sesuatu yg dipakai sbg dasar mengukur (menilai, dsb); patokan; standar;
me·no·lok v membandingkan; menyamakan (ukuran, timbangan) dng ukuran (timbangan) yg benar;
pe·no·lok n 1 ukuran (timbangan) yg dipakai sbg patokan (standar); 2 imbangan (yg sama);
se·to·lok n sama tingkatnya (kedudukannya dsb); sebanding; setara: tiada ~ (dng), tidak sebanding (dng), tidak seimbang dng
2to·lok ark n cak juru bahasa
3to·lok n 1 tumbuhan yg buahnya dapat dimakan, Incarpus edulis; 2 buah tolok
Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tolok"
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tolok"
📝 Contoh Penggunaan kata "tolok" dalam Kalimat
1.Berdasarkan definisi resmi "tolok" di atas, ada beberapa contoh kalimat dalam bahasa Indonesia yang menggunakan kata tersebut, sebagai berikut:
2.Dalam konteks formal, penelitian ilmiah perlu menetapkan tolak ukur untuk mengukur efektivitas suatu metode.
3.Pegawai harus memahami tolak ukur yang digunakan dalam perusahaan untuk menilai kinerja karyawan.
4.Dalam konteks pendidikan, guru harus membandingkan kemampuan siswa dengan tolak ukur yang telah ditetapkan.
5.Tindakan pemerintah dianggap tidak sebanding dengan tolak ukur kemampuan perekonomian negara.