Arti Kata "tikung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tikung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tikung

ti·kung v, me·ni·kung v membelok; berkelok: mobil itu ~ tajam kemudian masuk ke dalam jurang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tikung"

📝 Contoh Penggunaan kata "tikung" dalam Kalimat

1.Kendaraan itu melaju cepat dan tidak bisa ~ tajam di tikungan yang curam tersebut.
2.Pada saat itu, mobil ~ tajam dan hampir menabrak penumpang yang sedang menyeberang.
3.Dalam film tersebut, karakter utama ~ tajam di tikungan dan hampir kehilangan kendali.
4.Saya harus ~ dengan hati-hati saat mengemudi di jalan yang berliku-liku.
5.Pemandangan alam yang indah membuat saya ~ dan menikmati perjalanan tersebut.

📚 Artikel terkait kata "tikung"

Mengenal Kata 'tikung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tikung" - Gaya Berkomunikasi yang Unik

Kata "tikung" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara harfiah, tikung berarti membelok atau berkelok, seperti halnya mobil yang menikung tajam ke arah lain. Kata ini memiliki sejarah yang panjang di Indonesia, terutama dalam konteks perjalanan dan navigasi. Dahulu, orang-orang menggunakan kata tikung untuk menggambarkan perubahan arah atau rute dalam perjalanan, seperti halnya halte atau simpang yang mengharuskan pengendara membelok. Dalam kehidupan sehari-hari, kata tikung sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Misalnya, Anda dapat mengatakan "mobil itu menikung tajam ke arah kiri" saat melihat seorang pengendara yang tidak sabar membelok untuk menghindari kecelakaan. Begitu pula dengan "aplikasi itu menikung ke arah yang lain" saat melihat perubahan arah dalam perusahaan atau organisasi. Bahkan, kata tikung juga digunakan dalam konteks budaya, seperti halnya dalam lagu atau cerita rakyat yang menggambarkan perubahan arah dalam kehidupan. Dalam budaya Indonesia modern, kata tikung memiliki relevansi yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini, banyak orang yang menggunakan kata tikung dalam konteks yang berbeda-beda, seperti halnya dalam komunikasi online atau offline. Dengan demikian, kata tikung menjadi salah satu kata yang paling populer dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks yang berbeda-beda.