Arti Kata "cadung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cadung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cadung

ca·dung ark, ber·ca·dung v tumbuh dan tampak timbul (tt benih yg ditanam);
men·ca·dung v bercadung

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cadung"

📝 Contoh Penggunaan kata "cadung" dalam Kalimat

1.Di kebun, para petani menanam biji-bijian untuk kemudian berca·dung menjadi tanaman yang sihat.
2.Pengajar mengajarkan kepada murid-muridnya bagaimana cara menanam benih yang akan berca·dung menjadi tanaman.
3.Saat musim hujan, air banjir dapat men·ca·dung dan menyebabkan kerusakan di daerah pinggiran kota.
4.Tanaman berca·dung dengan cepat di lingkungan yang lembap dan hangat.
5.Berdasarkan hasil penelitian, pohon-pohon yang ditanam di lahan yang luas dapat berca·dung dengan baik.

📚 Artikel terkait kata "cadung"

Mengenal Kata 'cadung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "cadung" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "cadung" memiliki makna yang kaya dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini memiliki arti sebagai 'ca·dung ark, ber·ca·dung v tumbuh dan tampak timbul (tt benih yg ditanam);men·ca·dung v bercadung'. Kata ini memiliki akar yang kuat dalam konteks sejarah dan sosial, dengan memiliki makna yang terkait dengan proses tumbuh dan berkembang. Cadung dalam konteks budaya Indonesia juga memiliki makna yang luas. Dalam beberapa kesempatan, kata ini digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk menghadapi tantangan hidup. Melalui proses men·ca·dung atau bercadung, seseorang dapat belajar untuk lebih tangguh dan berani menghadapi tantangan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata cadung juga digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Benih yang ditanam akan ca·dung menjadi pohon yang kuat dan sehat." Atau "Dia ber·ca·dung menjadi seorang pengusaha sukses melalui usahanya yang gigih." Dalam kedua contoh tersebut, kata cadung digunakan untuk menggambarkan proses tumbuh dan berkembang yang dialami oleh benih atau seseorang. Dalam budaya Indonesia modern, kata cadung juga memiliki makna yang relevan dengan konsep gotong royong dan gotong joag. Dalam beberapa kesempatan, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses kolaborasi dan kerja sama yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Dengan demikian, kata cadung menjadi simbol kekuatan dan keberanian dalam menghadapi tantangan hidup.