Arti Kata "tiam" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tiam" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tiam

ti·am ark n pukulan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tiam"

📝 Contoh Penggunaan kata "tiam" dalam Kalimat

1.Pemain sepak bola itu menerima tiam dari lawannya dalam pertandingan malam itu.
2.Seorang pelatih olahraga berdiskusi dengan rekan stafnya tentang tiam yang diterima oleh pemainnya.
3.Menurut pengamat, tiam yang diberikan oleh wasit itu tidak adil.
4.Pemain itu mengalami cedera parah setelah menerima tiam dari lawannya.
5.Dalam pelajaran fisika, anak-anak belajar mengenai prinsip hukum tiam.

📚 Artikel terkait kata "tiam"

Mengenal Kata 'tiam' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tiam" - Pukulan yang Perlu Diketahui

Kata "tiam" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia, yaitu pukulan. Namun, sebelum membahas lebih lanjut tentang kata ini, mari kita lihat konteks historis dan sosialnya. Kata "tiam" sebenarnya berasal dari bahasa Inggris, yaitu "ti*am", yang mengacu pada pukulan atau benturan fisik. Kata "tiam" sering digunakan dalam konteks olahraga, seperti pukulan yang diberikan dalam sepak bola atau pukulan yang diterima dalam badminton. Selain itu, kata ini juga dapat digunakan dalam konteks sosial, seperti pukulan emosi yang diterima dalam situasi stres atau tekanan. Berikut ini beberapa contoh penggunaan kata "tiam" dalam kalimat yang alami: "Pemain sepak bola menerima pukulan yang keras dari lawannya," atau "Dia merasa mendapat pukulan emosi yang sangat keras karena kehilangan pekerjaan." Kata "tiam" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam beberapa budaya lokal, pukulan dianggap sebagai simbol kekuatan atau keberanian. Misalnya, dalam budaya adat Jawa, pukulan digunakan sebagai simbol kekuatan fisik dan mental. Dalam beberapa konteks lain, kata "tiam" juga digunakan untuk menggambarkan pukulan emosi yang diterima dalam situasi stres atau tekanan. Dalam hal ini, pukulan emosi dapat digunakan sebagai motivasi untuk meningkatkan kemampuan diri sendiri dan menghadapi tantangan. Dalam keseluruhan, kata "tiam" adalah kata yang sangat spesifik dan memiliki makna yang sangat jelas. Dengan memahami makna kata ini, kita dapat lebih mudah menggunakannya dalam berbagai situasi dan konteks.