Arti Kata "gagal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gagal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gagal

ga·gal v 1 tidak berhasil; tidak tercapai (maksudnya): keinginannya untuk menjadi juara --; 2 tidak jadi: tahun ini panen --;
-- ginjal kronis penyakit ginjal dng penurunan fungsi ginjal yg menahun; -- total gagal sama sekali;
meng·ga·gal·kan v menjadikan gagal: polisi berhasil ~ usaha penculikan itu;
peng·ga·gal n orang yg menggagalkan: siapa sebetulnya ~ kongres itu;
ke·ga·gal·an n perihal gagal; ketidakberhasilan: ~ nya untuk menjadi lurah menyebabkan ia frustrasi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gagal"

📝 Contoh Penggunaan kata "gagal" dalam Kalimat

1.Ketua tim olahraga gagal mengantarkan timnya ke babak final.
2.Pemerintah gagal menyelesaikan masalah kemiskinan di daerah pedalaman.
3.Peneliti gagal mencari obat penyakit yang telah menimpa keluarganya.
4.Ketua kongres gagal menggalang dukungan dari anggota yang lain.
5.Keterampilan bermain bisbol saya gagal diuji oleh lawan yang lebih tangguh.

📚 Artikel terkait kata "gagal"

Mengenal Kata 'gagal' - Inspirasi dan Motivasi

Arti Gagal: Ketidakberhasilan dan Impaknya

Kata "gagal" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia, mencakup aspek keberhasilan dan tidak berhasil. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kegagalan dalam mencapai tujuan atau target. Dalam masyarakat modern, kata "gagal" menjadi semakin umum digunakan untuk menggambarkan berbagai aspek kehidupan, dari kegagalan dalam karir hingga kegagalan dalam hubungan pribadi. Contoh penggunaan kata "gagal" dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: "Rencananya untuk menjadi juara tidak berhasil karena kalah dari lawan," atau "Panen tahun ini gagal karena cuaca buruk." Dalam kedua contoh tersebut, kata "gagal" digunakan untuk menggambarkan ketidakberhasilan yang dialami. Selain itu, kata "gagal" juga dapat digunakan dalam konteks medis, seperti "ginjal kronis adalah penyakit ginjal yang menahun dan dapat menyebabkan gagal ginjal total." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "gagal" memiliki relevansi yang signifikan. Ketika kita menghadapi kegagalan, kita sering kali merasa frustrasi dan kehilangan motivasi. Namun, penting untuk diingat bahwa gagal adalah bagian dari proses belajar dan tumbuh. Dengan menerima kegagalan sebagai bagian dari hidup, kita dapat belajar dari kesalahan dan meningkatkan diri menjadi lebih baik. Dalam budaya Indonesia modern, kata "gagal" sering digunakan dalam konteks kehidupan pribadi dan profesional, menunjukkan bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, tetapi merupakan kesempatan untuk meningkatkan diri.