Arti Kata "teklok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "teklok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

teklok

tek·lok /téklok/ a cak lunglai (lemah, lelah) sekali (krn berjalan jauh, berenang): ia ingin melanjutkan perjalanannya, tetapi kuda sudah --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "teklok"

📝 Contoh Penggunaan kata "teklok" dalam Kalimat

1.Setelah berjalan jauh, tubuhnya sudah teklok dan membutuhkan istirahat.
2.Kuda tersebut sudah teklok dan tidak mampu melanjutkan perjalanan lagi.
3.Istri saya teklok setelah melahirkan, jadi saya harus mengurusnya dengan hati-hati.
4.Banyak pelajar yang teklok karena kurangnya istirahat dan makanan sehat.
5.Setelah berenang selama berjam-jam, aku merasa teklok dan memutuskan untuk kembali ke pantai.

📚 Artikel terkait kata "teklok"

Mengenal Kata 'teklok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "teklok" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "teklok" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan kondisi seseorang yang lelah atau lemah karena beraktivitas yang berat. Makna ini sudah ada sejak lama dan sering digunakan dalam konteks sehari-hari. Dalam bahasa lisan, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang telah berjalan jauh atau berenang, dan kini merasa lelah.

Contoh Penggunaan Kata "teklok" dalam Kalimat

Kata "teklok" sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan kondisi seseorang yang lelah. Misalnya, "Saya ingin melanjutkan perjalanannya, tetapi kuda sudah teklok." atau "Setelah berenang selama berjam-jam, aku merasa teklok dan membutuhkan istirahat." Contoh lain adalah "Setelah berada di bawah sinar matahari terik, aku merasa teklok dan memutuskan untuk mencari tempat teduh untuk istirahat."

Relevansi Kata "teklok" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "teklok" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks olahraga. Banyak atlet yang merasa teklok setelah melakukan latihan yang intensif. Dalam budaya Indonesia modern, kata "teklok" juga digunakan dalam konteks sosial, seperti ketika seseorang merasa lelah karena harus menghadapi tekanan sosial atau emosional. Dengan menggunakan kata "teklok", kita dapat menggambarkan kondisi seseorang yang lelah dan membutuhkan istirahat atau dukungan.