Arti Kata "tautomerisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tautomerisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tautomerisme

tau·to·me·ris·me /tautomérisme/ n Kim gejala adanya dua isomer atau lebih yg berada dl kesetimbangan satu dng yg lain

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tautomerisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "tautomerisme" dalam Kalimat

1.Dalam kimia, suatu molekul dapat mengalami tautomerisme dengan isomer lainnya yang berada dalam kesetimbangan.
2.Dalam pengembangan obat, para peneliti harus memahami tautomerisme yang terjadi dalam molekul obat tersebut.
3.Ilmu kimia menunjukkan bahwa beberapa senyawa dapat mengalami tautomerisme, sehingga menghasilkan isomer yang berbeda.
4.Dalam dunia industri, tautomerisme dapat mempengaruhi kualitas produk akhir, sehingga perlu dipahami dengan baik.
5.Dalam pengajaran kimia, guru harus menjelaskan konsep tautomerisme dengan contoh yang jelas dan sederhana.

📚 Artikel terkait kata "tautomerisme"

Mengenal Kata 'tautomerisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tautomerisme" dalam Kimia: Gejala Isomer yang Berada di Kesetimbangan

Gejala Tautomerisme dalam Kimia

Tautomerisme adalah suatu konsep dalam kimia yang menjelaskan adanya dua isomer atau lebih yang berada di kesetimbangan satu dengan yang lain. Konsep ini telah ditemukan pada abad ke-19 dan telah menjadi topik penting dalam kimia organik. Tautomerisme berpengaruh pada sifat fisik dan kimia suatu senyawa, sehingga mempengaruhi perilakunya dalam reaksi kimia.

Contoh Penggunaan Tautomerisme dalam Kalimat

Tautomerisme memiliki peran penting dalam kimia organik, seperti dalam struktur asam amino. Asam amino dapat berubah menjadi tautomer, yaitu asam amino yang memiliki struktur kimia yang berbeda. Contohnya, asam glutamat dapat berubah menjadi asam glutamida, yang merupakan tautomer dari asam glutamat. Selain itu, tautomerisme juga dapat terjadi pada senyawa lain, seperti aseton dan metil enolat, yang merupakan tautomer satu sama lain.

Relevansi Tautomerisme dalam Kehidupan Sehari-Hari

Tautomerisme memiliki aplikasi yang luas dalam berbagai bidang, seperti farmasi dan bioteknologi. Pada industri farmasi, tautomerisme dapat digunakan untuk membuat obat-obatan yang memiliki sifat yang diinginkan. Selain itu, tautomerisme juga dapat digunakan dalam bioteknologi untuk menghasilkan senyawa-senyawa baru yang memiliki sifat yang berbeda. Dalam budaya Indonesia modern, tautomerisme juga dapat dipahami sebagai suatu perubahan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, seperti perubahan yang terjadi dalam hubungan sosial dan emosi.