Arti Kata "tahir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tahir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tahir

ta·hir a bersih; suci; murni;
pe·na·hir·an a pembersihan; penyucian: sapi yg disembelih itu merupakan ~ nama kepala desa;
ke·ta·hir·an n kebersihan, kesucian; kemurnian

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tahir"

📝 Contoh Penggunaan kata "tahir" dalam Kalimat

1.Lokasi pembersihan air bersih harus selalu dalam keadaan tahir.
2.Pemimpin komunitas berharap para anggotanya dapat menjaga kebersihan lingkungan agar tetap tahir.
3.Kata-kata pujian yang diucapkan oleh orang tua itu membuat hatinya merasa tahir dari segala kesalahan.
4.Di dalam kitab suci, disebutkan bahwa keberkatan datang dari tempat yang tahir.
5.Pengajar memberikan instruksi kepada siswa agar selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan agar tetap tahir.

📚 Artikel terkait kata "tahir"

Mengenal Kata 'tahir' - Inspirasi dan Motivasi

Kata Tahir: Makna dan Penggunaan dalam Bahasa Indonesia

Kata tahir memiliki makna yang kuat dalam bahasa Indonesia, terkait dengan konsep kebersihan, keharmoman, dan kesucian. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan dalam tradisi islam untuk menggambarkan hal-hal yang suci dan murni. Dalam masyarakat kita, kata tahir juga digunakan untuk menggambarkan keadaan yang bersih dan tanpa kontaminasi. Dalam penggunaannya sehari-hari, kata tahir sering digunakan untuk menggambarkan keadaan yang ideal. Contohnya, "air minum yang **tahir**" artinya air yang bersih dan bebas dari kotoran. "Makanan yang **tahir**" artinya makanan yang seimbang dan tidak mengandung zat-zat berbahaya. Selain itu, kata tahir juga digunakan dalam konteks penyucian, seperti "penyucian diri untuk melaksanakan salat" atau "pembersihan lingkungan untuk menjaga kebersihan". Dalam kehidupan sehari-hari, kata tahir memiliki relevansi yang kuat dalam menjaga kebersihan dan kesucian. Dalam budaya Indonesia modern, kita sering mendengar istilah "kebersihan dan keteraturan" (K3) untuk menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan. Dalam konteks ini, kata tahir menjadi salah satu konsep yang penting untuk diingat dalam menjaga kebersihan dan kesucian.