Arti Kata "swatabur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "swatabur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

swatabur

swa·ta·bur n Tan penaburan benih yg tidak dilakukan oleh manusia, tetapi terjadi secara alami

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "swatabur"

📝 Contoh Penggunaan kata "swatabur" dalam Kalimat

1.Penebangan hutan menyebabkan penurunan jumlah swatabur di hutan tropis.
2.Pendidikan lingkungan seharusnya membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya swatabur bagi ekosistem.
3.Tumbuhan yang ditanam di taman dapat menimbulkan swatabur untuk jenis tanaman lainnya.
4.swatabur alami adalah proses penting dalam pelestarian jenis tanaman langka.
5.Pemerintah harus mengambil langkah untuk melindungi dan meningkatkan jumlah swatabur di hutan negara.

📚 Artikel terkait kata "swatabur"

Mengenal Kata 'swatabur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "swatabur" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "swatabur" seringkali terdengar asing dalam percakapan sehari-hari. Namun, pada kenyataannya, kata ini memiliki makna yang sangat penting dalam konteks alam dan lingkungan. Secara resmi, swatabur merupakan singkatan dari "swa-ta-bur" yang berarti tan penaburan benih yang tidak dilakukan oleh manusia, tetapi terjadi secara alami. Secara historis, konsep swatabur sudah ada sejak lama. Dalam bahasa Indonesia, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses penanaman biji tanpa bantuan manusia. Hal ini dapat terjadi melalui berbagai cara, seperti oleh hewan, angin, atau bahkan air. Dalam konteks sosial, swatabur juga memiliki makna yang lebih luas, yaitu proses alami yang tidak dapat dikendalikan oleh manusia. Berikut beberapa contoh penggunaan kata swatabur dalam kalimat alami: - Benih padi yang ditanam di sawah tersebut diperkirakan berada di tengah proses swatabur, sehingga tidak perlu dilakukan penanaman sekunder. - Hewan-hewan liar seperti burung dan babi seringkali berperan sebagai agen swatabur di hutan dan padang rumput. - Angin yang kencang dapat menyebarkan biji-bijian ke berbagai tempat, sehingga juga dapat dianggap sebagai agen swatabur. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep swatabur sangat relevan. Dalam budaya Indonesia modern, kita seringkali menganggap swatabur sebagai proses alami yang tidak perlu kita pikirkan lagi. Namun, dalam kenyataannya, swatabur memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan kelestarian alam. Sehingga, kita perlu menyadari pentingnya swatabur dan menjaga agar proses ini tetap berlangsung dengan baik.