Arti Kata "sumpah seranah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sumpah seranah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sumpah seranah

sumpah serapah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sumpah seranah"

📝 Contoh Penggunaan kata "sumpah seranah" dalam Kalimat

1.Dalam sidang pengadilan, hakim meminta saksi untuk bersumpah serapah sebelum memberikan kesaksian.
2.Saya pernah mendengar orang tua teman saya bersumpah serapah saat mengucapkan sumpah pernikahan.
3.Dalam novel tersebut, tokoh utama membuat sumpah serapah untuk memastikan kejujuran dirinya.
4.Sebagai seorang mahasiswa, saya diwajibkan untuk bersumpah serapah saat mengucapkan sumpah sebagai mahasiswa yang setia.
5.Dalam masyarakat adat, orang-orang suka bersumpah serapah untuk memastikan kebenaran dan kejujuran.

📚 Artikel terkait kata "sumpah seranah"

Mengenal Kata 'sumpah seranah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sumpah Seranah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata **sumpah seranah** memiliki makna yang sangat khas dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, kata ini berarti **sumpah serapah**, yaitu sumpah yang tidak perlu diambil serius atau sumpah yang tidak memiliki makna yang signifikan. Kata ini memiliki sejarah yang panjang dan telah menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia sejak lama.

Asal Usul dan Konteks Historis

Kata **sumpah seranah** berasal dari masa kolonial Belanda, ketika para pejabat kolonial Belanda sering menggunakan kata ini untuk menggambarkan sumpah yang tidak diambil serius. Pada saat itu, kata ini digunakan untuk menghindari tanggung jawab atau untuk mengelabui orang lain. Namun, seiring waktu, kata **sumpah seranah** telah berkembang menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia dan digunakan dalam berbagai konteks.

Penggunaan Dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata **sumpah seranah** dalam kalimat yang alami: * "Dia mengucapkan sumpah seranah bahwa dia akan menyelesaikan proyek itu, tapi tidak ada yang percaya." * "Dia mengambil sumpah seranah untuk membantu orang lain, tapi ternyata tidak ada yang dia lakukan." * "Dia mengucapkan sumpah seranah bahwa dia akan meninggalkan pekerjaannya, tapi akhirnya tetap tinggal."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata **sumpah seranah** masih relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia. Banyak orang yang masih menggunakan kata ini untuk menggambarkan tindakan atau janji yang tidak diambil serius. Namun, kata ini juga dapat digunakan sebagai kritik sosial terhadap kehidupan yang tidak jujur atau tidak transparan. Dalam budaya Indonesia modern, kata **sumpah seranah** masih memiliki makna yang sama dengan masa lalu, yaitu sebagai sumpah yang tidak perlu diambil serius.