Arti Kata "draf" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "draf" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

draf

draf n rancangan atau konsep (surat dsb); buram: -- komunike bersama itu disusun oleh dua orang dr kedua belah pihak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "draf"

📝 Contoh Penggunaan kata "draf" dalam Kalimat

1.Tugas sekolahnya sudah diselesaikan dengan draf yang sangat baik.
2.Kami telah menyiapkan draf kontrak kerja yang akan disampaikan pada hari rabu.
3.Ia masih belum siap menulis draf artikel yang akan diterbitkan minggu depan.
4.Guru memberikan tugas kepada siswa untuk membuat draf laporan proyek yang sedang mereka kerjakan.
5.Pada konferensi pers, wartawan meminta draf pernyataan resmi yang akan dibacakan oleh pejabat pemerintah.

📚 Artikel terkait kata "draf"

Mengenal Kata 'draf' - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Penggunaan 'Draf' dalam Bahasa Indonesia

Dalam bahasa Indonesia, kata 'draf' memiliki makna yang sangat luas dan kompleks. Kata ini pertama kali digunakan pada abad ke-17 sebagai terjemahan dari kata "draft" dalam bahasa Inggris, yang berarti rancangan atau konsep. Seiring waktu, kata 'draf' menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang digunakan dalam berbagai konteks, termasuk dalam dunia sastra, politik, dan bisnis. Sejarah kata 'draf' juga terkait dengan perubahan dalam gaya komunikasi yang lebih formal. Pada masa lalu, surat-surat resmi biasanya ditulis dengan tangan dan kemudian dikirim melalui pos. Dengan kemajuan teknologi, surat-surat resmi sekarang dapat dikirim melalui email atau aplikasi lainnya. Meskipun demikian, kata 'draf' masih digunakan untuk menggambarkan rancangan atau konsep yang belum sempurna atau belum disetujui. Berikut beberapa contoh penggunaan kata 'draf' dalam kalimat yang alami: * Kami sedang menyelesaikan **draf** laporan tahunan dan akan segera mengirimkannya ke pihak manajemen. * Pemimpin **draf** kebijakan pemerintah yang baru saja diajukan masih mendapat sambutan positif dari masyarakat. * Sebelum mengirim **draf** surat resmi, kami memastikan bahwa kontennya sudah benar dan lengkap. Kata 'draf' juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam dunia bisnis, kata 'draf' digunakan untuk menggambarkan proposal atau konsep bisnis yang belum disetujui atau belum sepenuhnya dipahami. Dalam dunia politik, kata 'draf' digunakan untuk menggambarkan rancangan atau konsep kebijakan yang belum disetujui atau belum sepenuhnya dipahami. Dalam konteks ini, kata 'draf' memainkan peran penting dalam proses komunikasi dan koordinasi antara berbagai pihak yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan.