Arti Kata "audiensi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "audiensi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

audiensi

au·di·en·si /audiénsi/ n 1 kunjungan kehormatan; 2 pengunjung atau pendengar suatu ceramah dsb;
ber·au·di·en·si v melakukan audiensi: gubernur ~ dng para ulama

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "audiensi"

📝 Contoh Penggunaan kata "audiensi" dalam Kalimat

1.Pengunjung menghadiri audiensi dengan menteri untuk membahas isu keamanan nasional.
2.Para ulama melakukan audiensi dengan gubernur untuk menyelesaikan sengketa masyarakat.
3.Dalam novel tersebut, tokoh utama melakukan audiensi dengan raja untuk meminta bantuan.
4.Menteri pendidikan mengadakan audiensi dengan para pengajar untuk membahas rencana baru.
5.Para pengunjung berkerumun di depan pintu audiensi untuk mendengarkan penjelasan dari seseorang.

📚 Artikel terkait kata "audiensi"

Mengenal Kata 'audiensi' - Inspirasi dan Motivasi

Audiensi: Kunjungan Kehormatan yang Penuh Makna

Makna umum dari kata audiensi adalah kunjungan kehormatan, yang biasanya dilakukan oleh seorang pejabat atau tokoh penting untuk bertemu dengan seseorang atau kelompok orang. Konsep ini memiliki latar belakang sejarah yang kaya, terutama dalam konteks politik dan diplomatik. Audiensi sering digunakan sebagai sarana untuk memperkuat hubungan antar negara atau antara pemerintah dan masyarakat sipil. Dalam kehidupan sehari-hari, kata audiensi sering digunakan dalam kalimat-kalimat yang alami. Misalnya, "Presiden melakukan audiensi dengan para tokoh masyarakat untuk mendengarkan keluhan mereka." Atau, "Gubernur melakukan audiensi dengan ulama untuk memahami pandangan mereka tentang isu keagamaan." Audiensi juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih formal, seperti "Dubes melakukan audiensi dengan Kementerian Luar Negeri untuk membahas kerjasama diplomatik." Audiensi memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks politik, audiensi sering digunakan sebagai sarana untuk memperkuat hubungan antar partai politik atau antara pemerintah dan masyarakat sipil. Dalam konteks sosial, audiensi dapat digunakan sebagai sarana untuk memahami pandangan dan keluhan masyarakat. Dalam konteks budaya, audiensi dapat digunakan sebagai sarana untuk memperkuat hubungan antar komunitas atau antara komunitas dan pemerintah. Dengan demikian, audiensi menjadi kata yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.