Arti Kata "struma" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "struma" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

struma

stru·ma n Dok pembesaran kelenjar gondok; penyakit gondok

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "struma"

📝 Contoh Penggunaan kata "struma" dalam Kalimat

1.Pasien memiliki gejala struma yang parah akibat kurang gizi.
2.Dokter melakukan pemeriksaan untuk mengetahui jenis struma yang dialami oleh pasien.
3.struma adalah salah satu penyakit yang paling umum di daerah tropis.
4.Dalam budaya tertentu, perempuan yang memiliki struma dianggap tidak cantik.
5.Pengobatan struma dapat dilakukan dengan menggunakan obat-obatan atau operasi.

📚 Artikel terkait kata "struma"

Mengenal Kata 'struma' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "struma" - Penyakit Gondok yang Perlu Diketahui

Kata "struma" seringkali dihubungkan dengan penyakit gondok, namun sebelumnya, kata ini memiliki makna yang lebih luas. Dalam bahasa Latin, struma sendiri berarti "pembengkakan" atau "bengkak", yang kemudian diadaptasi dalam bahasa Indonesia sebagai "stru·ma n Dok pembesaran kelenjar gondok; penyakit gondok". Dalam konteks historis, struma digunakan untuk menggambarkan berbagai jenis pembengkakan, tidak hanya pada kelenjar gondok. Struma sendiri telah menjadi kata yang umum digunakan dalam dunia medis, terutama dalam konteks penyakit gondok. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus yang menyebabkan kelenjar gondok membengkak. Struma dapat membawa dampak yang signifikan pada kesehatan, sehingga penting untuk mendeteksi dan mengobati penyakit ini sejak dini. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "struma" dalam kalimat yang alami: - Dokter mengatakan bahwa struma pada pasien tersebut disebabkan oleh infeksi bakteri yang tidak terkendali. - Penyakit struma dapat menyebabkan kesulitan bernapas dan makan. - Setelah mengalami struma, pasien harus menjalani perawatan medis yang intensif untuk mencegah komplikasi. Dalam kehidupan sehari-hari, struma dapat membawa dampak yang signifikan pada kualitas hidup seseorang. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui gejala dan tanda-tanda struma sehingga dapat mendeteksi penyakit ini sejak dini. Dengan demikian, seseorang dapat melakukan langkah-langkah preventif untuk mencegah struma dan mengurangi risiko komplikasi.