Arti Kata "spiralisasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "spiralisasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

spiralisasi

spi·ra·li·sa·si n pengenalan alat kontrasepsi berupa spiral dl keluarga berencana

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "spiralisasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "spiralisasi" dalam Kalimat

1.Pemerintah berusaha meningkatkan pemasaran alat kontrasepsi berupa spiral untuk mengurangi angka kelahiran.
2.Sekolah menawarkan pelatihan tentang spiralisasi alat kontrasepsi untuk para remaja.
3.Keluarga saya telah menggunakan spiralisasi alat kontrasepsi selama beberapa tahun untuk mengatur kelahiran anak.
4.Dalam konteks keluarga berencana, spiralisasi alat kontrasepsi adalah salah satu opsi yang paling efektif.
5.Penggunaan spiralisasi alat kontrasepsi telah meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya kontrol populasi.

📚 Artikel terkait kata "spiralisasi"

Mengenal Kata 'spiralisasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Spiralisasi" dalam Keluarga Berencana

Pengenalan Alat Kontrasepsi Spiral: Sejarah dan Makna

Spiralisasi bukan sekedar kata yang asing di telinga masyarakat Indonesia, namun juga merupakan istilah resmi yang digunakan dalam konteks keluarga berencana. Spiralisasi berasal dari kata "spiral," yang merujuk pada bentuk alat kontrasepsi yang digunakan untuk mencegah kehamilan. Dalam konteks sejarah, spiralisasi dimulai pada tahun 1920-an ketika alat kontrasepsi spiral pertama kali dikembangkan. Pada saat itu, alat tersebut masih tergolong sebagai teknologi canggih dan menjadi alternatif bagi metode kontrasepsi yang ada sebelumnya.

Penggunaan Spiralisasi dalam Bahasa Sehari-hari

Spiralisasi telah menjadi bagian dari bahasa sehari-hari, terutama dalam konteks reproduksi dan kesehatan reproduksi. Berikut beberapa contoh penggunaan spiralisasi dalam kalimat yang alami: - "Saya memutuskan untuk menggunakan spiralisasi sebagai cara pencegahan kehamilan." - "Dokter menyarankan saya untuk menggunakan spiralisasi karena saya masih belum siap memiliki anak." - "Spiralisasi telah menjadi pilihan populer bagi mereka yang ingin mengatur keluarga."

Relevansi Spiralisasi dalam Budaya Indonesia Modern

Spiralisasi bukan hanya sekedar alat kontrasepsi, namun juga merupakan simbol kemandirian dalam mengatur reproduksi. Dalam budaya Indonesia modern, spiralisasi telah menjadi topik yang hangat dibicarakan, terutama di kalangan muda. Banyak dari mereka yang menggunakan spiralisasi sebagai cara untuk mengatur kehidupan reproduksi mereka sendiri, tanpa harus terikat oleh norma-norma sosial yang ada. Dengan demikian, spiralisasi telah menjadi bagian dari budaya Indonesia modern, yang menekankan kemandirian dan kebebasan reproduksi.