Arti Kata "arbitrase" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "arbitrase" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

arbitrase

ar·bit·ra·se n Dag 1 pembelian dan penjualan secara simultan atas barang yg sama di dl dua pasar atau lebih dng harapan akan memperoleh laba dr perbedaan harganya; 2 usaha perantara dl meleraikan sengketa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "arbitrase"

📝 Contoh Penggunaan kata "arbitrase" dalam Kalimat

1.Mahkamah arbitrase Internasional akan menjalankan mediasi untuk menyelesaikan sengketa.
2.Di pasar, banyak pedagang yang melakukan arbitrase dengan membeli barang di tempat lain yang lebih murah.
3.Dalam perjanjian kontrak, pihak-pihak yang bersengketa harus menyelesaikan masalah melalui arbitrase.
4.Seorang pengacara mungkin menggunakan metode arbitrase untuk menyelesaikan sengketa antara klien mereka dengan perusahaan lain.
5.Pada tahun 1990-an, arbitrase menjadi semakin populer sebagai metode penyelesaian sengketa di dunia bisnis.

📚 Artikel terkait kata "arbitrase"

Mengenal Kata 'arbitrase' - Inspirasi dan Motivasi

Arbitrase: Mengadakan Perundingan Dalam Sengketa

Arbitrase adalah proses mengadakan perundingan antara dua pihak atau lebih yang memiliki sengketa untuk menyelesaikan masalah secara damai dan adil. Dalam konteks historis, arbitrase telah digunakan sebagai sarana untuk menyelesaikan sengketa perdagangan dan komersial. Seiring perkembangan waktu, arbitrase telah menjadi bagian integral dalam sistem hukum yang diadopsi oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Dalam praktiknya, arbitrase dapat digunakan sebagai cara alternatif untuk menyelesaikan sengketa yang tidak dapat diselesaikan melalui proses hukum biasa. Dengan demikian, arbitrase dapat membantu pihak-pihak yang terlibat dalam sengketa untuk menemukan solusi yang adil dan efisien. Bahkan, arbitrase juga dapat digunakan sebagai cara untuk memperkuat hubungan bisnis dan meningkatkan kepercayaan antara pihak-pihak yang terlibat. Contoh penggunaan arbitrase dalam kalimat yang alami adalah: * "Kami melakukan arbitrase dengan pihak lain untuk menyelesaikan sengketa harga jual produk kami." * "Arbitrase telah menjadi salah satu cara efektif untuk menyelesaikan sengketa komersial di Indonesia." * "Kami menggunakan jasa arbitrase untuk menyelesaikan sengketa dengan pihak lain yang telah berlangsung beberapa tahun." Dalam kehidupan sehari-hari, arbitrase juga memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam berbisnis, arbitrase dapat digunakan sebagai cara untuk menyelesaikan sengketa harga jual produk atau jasa. Dalam kehidupan pribadi, arbitrase juga dapat digunakan sebagai cara untuk menyelesaikan sengketa dengan tetangga atau keluarga. Dengan demikian, arbitrase dapat membantu meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam menyelesaikan sengketa, serta memperkuat hubungan antara pihak-pihak yang terlibat. Dalam kesimpulan, arbitrase adalah proses mengadakan perundingan antara dua pihak atau lebih yang memiliki sengketa untuk menyelesaikan masalah secara damai dan adil. Dengan demikian, arbitrase dapat membantu pihak-pihak yang terlibat dalam sengketa untuk menemukan solusi yang adil dan efisien.