Arti Kata "strontium" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "strontium" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

strontium

stron·ti·um n Kim logam alkali tanah, kristalin, dan berwarna putih perak; unsur dng nomor atom 38, berlambang Sr, bobot atom 87,62

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "strontium"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "strontium" dalam Kalimat

1.strontium adalah unsur kimia yang memiliki sifat logam alkali tanah dan digunakan dalam pengembangan baterai.
2.strontium sulfat merupakan senyawa yang dapat digunakan sebagai bahan pewarna dalam industri.
3.Dalam proses pengembangan baterai ion, strontium menjadi salah satu komponen penting yang digunakan.
4.strontium karbonat sering digunakan sebagai bahan baku dalam industri keramik.
5.strontium digunakan dalam pengembangan senjata api dan sistem peluru berpeluncur roket.

πŸ“š Artikel terkait kata "strontium"

Mengenal Kata 'strontium' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Strontium" - Logam Unik di Alam Semesta

Strontium adalah sebuah kata yang mungkin belum familier bagi banyak orang, tetapi dalam dunia kimia, kata ini memiliki makna yang sangat penting. Strontium (stronΒ·tiΒ·um) adalah sebuah logam alkali tanah yang memiliki nomor atom 38 dan lambang Sr. Logam ini memiliki bobot atom sekitar 87,62 gram/mol dan memiliki warna putih perak. Sejarah penggunaan strontium dalam industri telah dimulai sejak abad ke-19. Logam ini ditemukan dalam bentuk mineral strontianit dan barit. Strontium memiliki sifat yang unik, yaitu dapat berubah menjadi stronsium-90, sebuah isotop yang radioaktif, setelah terkena radiasi. Hal ini menjadikan strontium sebagai sumber energi yang potensial, tetapi juga memiliki dampak negatif terhadap lingkungan. Penggunaan strontium dalam kehidupan sehari-hari dapat dilihat dalam berbagai bidang. Misalnya, strontium sulfat digunakan sebagai bahan tambahan dalam makanan untuk meningkatkan kesegaran dan keamanan konsumsi. Selain itu, strontium juga digunakan dalam industri obat-obatan sebagai bahan pembuat tablet dan kapsul. Di Indonesia, strontium juga digunakan dalam bidang pendidikan sebagai bahan pelajaran kimia untuk mempelajari sifat-sifat logam alkali tanah. Dalam budaya Indonesia modern, strontium juga memiliki pengaruh yang signifikan. Misalnya, strontium sulfat digunakan sebagai bahan pembuat patung-patung yang memiliki sifat radioaktif. Hal ini menjadikan patung-patung tersebut memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh patung-patung lainnya. Dalam bidang fotografi, strontium juga digunakan sebagai sumber cahaya untuk menghasilkan efek yang unik. Dalam kesimpulan, strontium adalah sebuah kata yang memiliki makna yang sangat penting dalam dunia kimia. Logam ini memiliki sifat yang unik dan memiliki penggunaan yang luas dalam berbagai bidang. Dalam budaya Indonesia modern, strontium juga memiliki pengaruh yang signifikan, baik dalam bidang pendidikan, industri, maupun dalam kehidupan sehari-hari.