Arti Kata "fragmentasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "fragmentasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

fragmentasi

frag·men·ta·si /fragméntasi/ n 1 pencuplikan (cerita dsb); 2 Zool pembiakan aseksual dng jalan membelah menjadi beberapa bagian, setiap belahan dapat berkembang menjadi organisme baru

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "fragmentasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "fragmentasi" dalam Kalimat

1.Pengadaaan bahan makanan yang tidak merata menyebabkan fragmentasi masyarakat.
2.Fenomena fragmentasi sosial menunjukkan adanya perpecahan di antara masyarakat.
3.Dalam kisah itu, fragmentasi cerita membuat pembaca kesulitan memahami makna sebenarnya.
4.Mengatasi fragmentasi dalam pembelajaran diperlukan untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa.
5.fragmentasi wilayah yang tidak terencana dapat menyebabkan ketidakstabilan ekologi.

📚 Artikel terkait kata "fragmentasi"

Mengenal Kata 'fragmentasi' - Inspirasi dan Motivasi

Fragmentasi: Pencuplikan dalam Berbagai Aspek

Fragmentasi adalah proses pencuplikan atau pemecahan suatu hal menjadi beberapa bagian. Dalam konteks sejarah, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan proses pembagian atau pemecahan kekuasaan, wilayah, atau komunitas. Di bidang biologi, fragmentasi adalah proses pembiakan aseksual dengan cara membelah diri menjadi beberapa bagian, setiap belahan dapat berkembang menjadi organisme baru. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat contoh fragmentasi dalam berbagai aspek. Misalnya, fragmentasi sosial yang terjadi dalam masyarakat modern, di mana individu atau kelompok menjadi terisolasi dan tidak dapat berinteraksi dengan yang lain. Contoh lain adalah fragmentasi ekonomi yang menyebabkan kecenderungan meningkatnya ketimpangan ekonomi. Selain itu, fragmentasi budaya dapat menyebabkan hilangnya keanekaragaman budaya dan identitas kolektif. Dalam budaya Indonesia modern, fragmentasi memiliki dampak yang signifikan. Kita dapat melihat fragmentasi masyarakat yang terjadi dalam berbagai aspek, seperti etnis, agama, atau bahasa. Hal ini dapat menyebabkan konflik dan ketidakharmonisan di masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dan mengatasi fragmentasi dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan demikian, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan solidaritas.