Arti Kata "stereotipikal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "stereotipikal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

stereotipikal

ste·re·o·ti·pi·kal /stéréotipikal/ a bersifat stereotip: jika tidak mau disebut -- , Anda jangan berbuat spt itu lagi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "stereotipikal"

📝 Contoh Penggunaan kata "stereotipikal" dalam Kalimat

1.stereotipikal dalam peran perempuan dalam masyarakat patriarkis masih relevan dalam konteks sosial kita.
2.Dalam film, tokoh utama seorang anak laki-laki yang suka bermain bola disebutkan memiliki stereotipikal sebagai anak laki-laki yang kuat.
3.Guru mengingatkan murid untuk jangan menunjukkan stereotipikal terhadap keluarga yang tidak seperti yang biasanya kita bayangkan.
4.Penelitian menunjukkan bahwa stereotipikal terhadap lulusan perguruan tinggi yang tidak bekerja di bidang yang sesuai masih ada.
5.Penulisan novel modern harus menghindari stereotipikal dalam menggambarkan karakter yang hanya berdasarkan pada identitas kelamin.

📚 Artikel terkait kata "stereotipikal"

Mengenal Kata 'stereotipikal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Stereotipikal" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "stereotipikal" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, tetapi apakah kamu tahu arti sebenarnya dari kata ini? Kata "stereotipikal" berasal dari bahasa Inggris "stereotypical", yang berarti bersifat stereotip. Dalam konteks historis, kata ini muncul pada abad ke-19 sebagai bentuk penolakan terhadap stereotip sosial yang berkepanjangan. Stereotipikal sering digunakan untuk menggambarkan perilaku atau sikap seseorang yang dianggap tidak sesuai dengan norma sosial. Dalam konteks modern, kata ini digunakan untuk mengkritik stereotip sosial yang masih hidup di masyarakat. Misalnya, jika seseorang mengatakan bahwa anak laki-laki selalu ingin bermain bola, tetapi anak perempuan lebih tertarik dengan mainan perhiasan, maka itu adalah stereotipikal. Contoh penggunaan kata stereotipikal dalam kalimat yang alami adalah: - Perilaku orang tua yang selalu mengatakan anak perempuan harus menikah pada usia 20 tahun adalah stereotipikal. - Seseorang yang menganggap anak laki-laki hanya bisa menjadi pemain sepak bola adalah stereotipikal. Dalam kehidupan sehari-hari, kata stereotipikal memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam konteks budaya Indonesia, stereotipikal sering digunakan untuk menggambarkan perilaku atau sikap masyarakat yang dianggap tidak sesuai dengan norma sosial. Dalam konteks ini, kata stereotipikal digunakan untuk mengkritik stereotip sosial yang masih hidup di masyarakat dan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menghormati dan menghargai perbedaan individu. Dengan demikian, kata stereotipikal tidak hanya menjadi alat kritik, tetapi juga sebagai inspirasi dan motivasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menghormati dan menghargai perbedaan individu.