Arti Kata "sosiologi murni" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sosiologi murni" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sosiologi murni

sosiologi yang menitikberatkan orientasinya pada pengembangan dan pembentukan teori yang abstrak dan tidak langsung berhubungan dengan hal-hal yang praktis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sosiologi murni"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "sosiologi murni" dalam Kalimat

1.sosiologi murni lebih berfokus pada teori daripada aplikasi.
2.Dalam ilmu sosiologi, sosiologi murni dan sosiologi terapan memiliki perbedaan yang signifikan.
3.Professor sosiologi murni dikenal karena penelitiannya yang berfokus pada teori sosial.
4.sosiologi murni sering dianggap tidak relevan dengan masalah sosial sehari-hari.
5.Sosiolog yang berorientasi sosiologi murni jarang terlibat dalam proyek-proyek pembangunan komunitas.

πŸ“š Artikel terkait kata "sosiologi murni"

Mengenal Kata 'sosiologi murni' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sosiologi Murni" - Kunci Pembentukan Teori Sosial

Sosiologi murni adalah bidang ilmu sosial yang menitikberatkan orientasinya pada pengembangan dan pembentukan teori yang abstrak. Konsep ini telah ada sejak lama, tetapi maknanya semakin relevan dalam era modern ini.

Makna dan Konteks Sosiologi Murni

Sosiologi murni berbeda dengan sosiologi yang lebih praktis, yang fokus pada aplikasi teori sosial dalam kehidupan sehari-hari. Sosiologi murni lebih fokus pada pengembangan teori yang dapat menjelaskan fenomena sosial secara lebih mendalam. Dalam konteks sejarah, sosiologi murni berkembang sebagai hasil dari perluasan ilmu sosial dan antropologi. Para ilmuwan seperti Γ‰mile Durkheim, Karl Marx, dan Max Weber menjadi tokoh penting dalam perkembangan sosiologi murni.

Penggunaan Kata "Sosiologi Murni" dalam Kalimat

Sosiologi murni memiliki penggunaan yang luas dalam berbagai konteks. Misalnya, "Ilmuwan sosiologi murni telah mengembangkan teori yang menjelaskan perilaku masyarakat dalam era globalisasi." Dalam kalimat ini, kata "sosiologi murni" digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmuwan tersebut fokus pada pengembangan teori yang abstrak. Contoh lainnya adalah "Sosiologi murni telah dipergunakan untuk menjelaskan fenomena sosial yang kompleks dalam masyarakat modern." Dalam konteks ini, kata "sosiologi murni" digunakan untuk menjelaskan bahwa ilmu tersebut digunakan untuk memahami fenomena sosial yang kompleks.

Relevansi Sosiologi Murni dalam Kehidupan Sehari-Hari

Sosiologi murni memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam era modern, sosiologi murni dapat membantu memahami fenomena sosial yang kompleks, seperti perubahan perilaku masyarakat dalam era digital. Selain itu, sosiologi murni juga dapat membantu dalam pengembangan kebijakan sosial yang lebih efektif. Dalam konteks budaya Indonesia, sosiologi murni dapat membantu memahami fenomena sosial yang kompleks, seperti perubahan nilai-nilai dalam masyarakat. Dengan demikian, sosiologi murni memiliki peran yang penting dalam membantu memahami dan mengembangkan masyarakat yang lebih baik.