Arti Kata "sikak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sikak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sikak

si·kak n sepotong besi belimbing (dipakai sbg senjata)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sikak"

📝 Contoh Penggunaan kata "sikak" dalam Kalimat

1.Di zaman dahulu, masyarakat mengenal senjata tradisional berupa si·kak yang tajam.
2.Pada masa kolonial, tentara Belanda menggunakan senjata si·kak untuk menaklukkan masyarakat lokal.
3.Dia menemukan sepotong besi belimbing yang berbentuk seperti si·kak di dalam gua.
4.Di masa perang, pasukan menggunakan si·kak sebagai senjata utama untuk melawan musuh.
5.Dia merawat si·kak dengan hati-hati agar tetap tajam dan siap digunakan kapan saja.

📚 Artikel terkait kata "sikak"

Mengenal Kata 'sikak' - Inspirasi dan Motivasi

Sikak: Senjata Tradisional yang Mengingatkan pada Masa Lalu

Dalam sejarah Indonesia, sikak adalah sebuah senjata tradisional yang terbuat dari besi belimbing. Nama ini sering digunakan untuk menggambarkan sepotong besi yang dipakai sebagai senjata, umumnya digunakan oleh para prajurit atau petani yang ingin melindungi diri dari ancaman. Meskipun sikak bukanlah senjata yang paling kuat, namun ia memiliki nilai strategis sebagai sarana pertahanan. Dalam konteks sejarah, sikak sering digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai alat pertahanan diri. Misalnya, dalam perang Melukut pada abad ke-15, sikak digunakan oleh para prajurit Majapahit untuk melawan pasukan Demak. Dalam peristiwa sejarah tersebut, sikak membuktikan kemampuannya sebagai senjata yang efektif. Dalam kehidupan sehari-hari, sikak masih digunakan sebagai simbol keberanian dan kekuatan. Banyak masyarakat Indonesia yang masih menghargai nilai-nilai luhur yang terkait dengan sikak. Dengan demikian, sikak tetap menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia yang perlu dilestarikan.