Arti Kata "seperti gajah masuk kampung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "seperti gajah masuk kampung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

seperti gajah masuk kampung

Peribahasa orang yang berkuasa dapat berbuat sekehendak hati di dalam lingkungan orang yang lemah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "seperti gajah masuk kampung"

📝 Contoh Penggunaan kata "seperti gajah masuk kampung" dalam Kalimat

1.Pemerintah yang kuat seperti gajah masuk kampung, sehingga banyak masyarakat yang merasa tertindas.
2.Di daerah kami, pemerintah seperti gajah masuk kampung, semua keputusan diambil tanpa melibatkan masyarakat.
3.Dalam sejarah, kekuasaan raja yang absolut seperti gajah masuk kampung, sehingga masyarakat hidup dalam ketakutan.
4.Tidak ada yang bisa menghentikan rencana pembangunan jalan baru, karena pemerintah seperti gajah masuk kampung.
5.Pemimpin partai politik seperti gajah masuk kampung, mereka bisa memutuskan apa saja tanpa harus mempertimbangkan pendapat anggota partai.

📚 Artikel terkait kata "seperti gajah masuk kampung"

Mengenal Kata 'seperti gajah masuk kampung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "seperti gajah masuk kampung" - Inspirasi dan Motivasi

Peribahasa ini sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia, terutama dalam konteks politik dan sosial. "Seperti gajah masuk kampung" memiliki makna umum bahwa orang yang berkuasa dapat berbuat sekehendak hati di dalam lingkungan orang yang lemah. Dalam sejarah, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan situasi ketika penguasa atau pemerintah memiliki kekuasaan yang absolut dan tidak terbatas. Peribahasa ini memiliki akar yang dalam dalam sejarah Indonesia, terutama selama masa penjajahan Belanda. Ketika pemerintah kolonial Belanda memiliki kekuasaan yang sangat besar di Indonesia, masyarakat setempat merasa lemah dan tidak dapat menentang kekuasaan mereka. Dalam situasi seperti ini, "seperti gajah masuk kampung" menjadi peribahasa yang relevan dan menggambarkan keadaan yang sulit. Contoh penggunaan kata "seperti gajah masuk kampung" dapat dilihat dalam kalimat berikut: - Setelah pemerintah baru dilantik, mereka mulai menindak para pejabat korupsi dengan sangat tegas, seperti gajah masuk kampung yang tidak terbatas oleh aturan. - Dalam situasi seperti ini, rakyat merasa lemah dan tidak dapat menentang kekuasaan pemerintah, seperti gajah masuk kampung yang tidak dapat dihalangi. - Ketika seorang tokoh politik memiliki kekuasaan yang sangat besar, mereka dapat berbuat sekehendak hati, seperti gajah masuk kampung yang tidak terbatas oleh aturan. Peribahasa ini masih sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia modern. Dalam situasi politik yang dinamis dan banyak perubahan, "seperti gajah masuk kampung" masih digunakan untuk menggambarkan keadaan ketika orang yang berkuasa memiliki kekuasaan yang absolut dan tidak terbatas. Dengan demikian, peribahasa ini tetap menjadi inspirasi dan motivasi untuk masyarakat Indonesia dalam memahami keadaan politik dan sosial mereka.