Arti Kata "ingkah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ingkah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ingkah

ing·kah v pindah; beranjak; bangkit (dr suatu tempat): ia tidak bisa -- dr tempatnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ingkah"

📝 Contoh Penggunaan kata "ingkah" dalam Kalimat

1.Ia tidak bisa ingkah dari tempatnya karena sakit.
2.Rancangan desain baru ini membuat kantor perusahaan ingkah ke lantai atas.
3.Pada pagi hari, bumi mengalami perputaran dan mengingkah dari orbitnya.
4.Di masa lalu, bangsa ini ingkah dari wilayah mereka karena invasi musuh.
5.Pendidikan karakter di sekolah sangat penting agar anak-anak bisa ingkah dari perilaku negatif.

📚 Artikel terkait kata "ingkah"

Mengenal Kata 'ingkah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ingkah" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "ingkah" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia, yaitu berarti pindah, beranjak, atau bangkit dari suatu tempat. Kata ini memiliki konteks historis dan sosial yang menarik, karena sering digunakan dalam konteks pergerakan atau perubahan. Dalam masa lalu, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan pergerakan orang-orang dari satu tempat ke tempat lain, seperti pengungsi atau pendatang.

Cara Menggunakan Kata "ingkah" dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "ingkah" dalam kalimat yang alami: * Ia tidak bisa ingkah dari tempatnya, karena sudah lama tinggal di sana. * Setelah bencana alam, banyak warga yang ingkah ke tempat lain untuk mencari tempat tinggal yang lebih aman. * Ia ingkah ke kota besar untuk mencari pekerjaan dan mencapai impian.

Relevansi Kata "ingkah" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "ingkah" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks perubahan dan pergerakan. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perubahan dalam diri seseorang, seperti perubahan pola hidup atau perubahan profesi. Selain itu, kata ini juga sering digunakan dalam konteks kehidupan komunitas, seperti perubahan struktur masyarakat atau perubahan budaya.