Arti Kata "redik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "redik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

redik

re·dik ark v hardik;
me·re·dik v menghardik

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "redik"

📝 Contoh Penggunaan kata "redik" dalam Kalimat

1.Pengacara yang berpengalaman sering menghardik para saksi dalam persidangan.
2.Para pelajar di sekolah dasar diajarkan cara menghardik anak kecil yang tidak sopan.
3.Dalam kisah dongeng, raja kejam dikenal dengan kebiasaan menghardik hambanya karena kesalahan kecil.
4.Para atlet sepak bola sering kali saling menghardik satu sama lain di lapangan.
5.Sekelompok aktivis lingkungan melakukan aksi unjuk rasa dan menghardik pemerintah untuk segera mengambil tindakan.

📚 Artikel terkait kata "redik"

Mengenal Kata 'redik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "redik" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "redik" memiliki makna umum sebagai kata sifat yang menggambarkan seseorang yang keras kepala atau tidak mudah dipengaruhi. Dalam konteks historis dan sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan sikap atau perilaku seseorang yang tidak mau menyerah atau menyesuaikan diri dengan situasi. Dalam bahasa Inggris, kata ini memiliki arti "hard-headed" atau "stubborn".

Penggunaan Kata Redik dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata redik sering digunakan dalam berbagai konteks dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, seseorang yang tidak mau menyerah dalam mencapai tujuannya bisa digambarkan sebagai orang yang redik. Dalam situasi lain, seseorang yang tidak mau menerima saran atau kritik dari orang lain juga bisa digambarkan sebagai orang yang redik. Berikut beberapa contoh penggunaan kata redik dalam kalimat yang alami: - Saya tidak bisa mengerti mengapa dia tidak mau mendengarkan pendapat saya, dia terlalu redik untuk menyesuaikan diri. - Dia adalah seorang yang sangat redik, tidak mau menyerah meskipun sudah gagal beberapa kali. - Saya tidak bisa menghentikan dia untuk berusaha lagi, dia terlalu redik untuk menyerah.

Relevansi Kata Redik dalam Budaya Indonesia Modern

Kata redik memiliki relevansi dalam budaya Indonesia modern, terutama dalam konteks kehidupan pribadi dan profesional. Dalam kehidupan pribadi, kata redik dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak mau menyerah dalam mencapai tujuan atau impian mereka. Dalam kehidupan profesional, kata redik dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak mau menyerah dalam mencapai kesuksesan atau tidak mau menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan kerja. Oleh karena itu, kata redik dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi seseorang untuk menjadi lebih keras kepala dan tidak mau menyerah dalam mencapai tujuan mereka.