Arti Kata "kakodil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kakodil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kakodil

ka·ko·dil n Kim cairan tidak berwarna dan sangat mudah terbakar berbau memualkan dng rumus kimia (CH3)2As-

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kakodil"

📝 Contoh Penggunaan kata "kakodil" dalam Kalimat

1.Di laboratorium kimia, peneliti harus berhati-hati dengan penggunaan kakodil karena cairan tersebut sangat mudah terbakar.
2.Saat berada di lapangan, petugas kebersihan mengenakan pelindung wajah dan tangan untuk mengangkut botol kakodil yang membawa bau memualkan.
3.Di sekolah, guru kimia menjelaskan tentang properti fisik kakodil, termasuk sifatnya yang mudah terbakar dan berbau busuk.
4.Pada suatu hari, seorang ilmuwan menemukan bahwa kakodil dapat digunakan sebagai bahan baku dalam produksi senyawa baru yang memiliki sifat antibakteri.
5.Karena bau kakodil yang memualkan, para pekerja di pabrik kimia dilarang membawa makanan ke area produksi senyawa tersebut.

📚 Artikel terkait kata "kakodil"

Mengenal Kata 'kakodil' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kakodil" - Zat Kimia yang Berbahaya

Kakodil adalah kata yang mungkin belum familiar bagi banyak orang. Namun, di balik makna kata ini terdapat konotasi yang tidak enak. Dalam bahasa Indonesia, kata kakodil memiliki arti sebagai cairan kimia yang tidak berwarna, mudah terbakar, dan berbau memualkan. Rumus kimia yang terkait dengan kata ini adalah (CH3)2As-'. Kata kakodil telah ada sejak lama dan digunakan dalam konteks industri. Namun, dalam perkembangan waktu, kata ini telah menjadi kurang populer dan digantikan dengan istilah yang lebih modern. Meskipun demikian, pengetahuan tentang kata kakodil masih penting untuk dipahami, terutama dalam industri kimia dan teknologi. Penggunaan kata kakodil dalam kalimat yang alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut. Contoh pertama adalah: "Pekerja di laboratorium harus berhati-hati dengan kakodil karena zat ini dapat menyebabkan keracunan jika tidak diolah dengan benar." Contoh kedua adalah: "Kami harus menghindari kontak dengan kakodil karena bau yang menyengat dapat menyebabkan iritasi pada mata dan hidung." Contoh ketiga adalah: "Penggunaan kakodil dalam produksi harus dilakukan dengan hati-hati karena zat ini dapat meninggalkan residu yang berbahaya." Kata kakodil memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Misalnya, dalam industri kimia, kata kakodil digunakan untuk menggambarkan cairan kimia yang memiliki sifat-sifat tertentu. Selain itu, kata ini juga digunakan dalam konteks keselamatan dan kesehatan, seperti dalam peringatan tentang bahaya keracunan kimia. Dengan demikian, pengetahuan tentang kata kakodil masih penting untuk dipahami dan digunakan dalam konteks yang tepat.