Arti Kata "ilar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ilar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ilar

ilar v, meng·i·lar v membabat tumbuh-tumbuhan: areal hutan yg terbakar sejak Rabu petang berhasil dilokalisasi Jumat siang dng ~ agar api tidak menjalar lebih luas

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ilar"

📝 Contoh Penggunaan kata "ilar" dalam Kalimat

1.Penghutanan hutan merupakan proses ilar hutan untuk melindungi sumber daya alam.
2.Bapak ilar kebun sayuran di desa kami untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
3.Pengusaha peternakan memutuskan untuk menghentikan ilar hewan karena biaya yang terlalu besar.
4.Pada masa kolonial, pemerintah Belanda melakukan ilar tanaman liar untuk mengambil sumber daya alam.
5.Selama musim kemarau, petani di pedesaan melakukan ilar tanaman untuk menghemat air.

📚 Artikel terkait kata "ilar"

Mengenal Kata 'ilar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ilar" - Mengenal Definisi dan Penggunaannya

Kata "ilar" seringkali digunakan dalam konteks mengenai perebusan dan penghancuran tumbuh-tumbuhan. Dalam arti resmi, ilar merupakan kata sifat yang berarti menghabisi, membabat, atau menghancurkan tumbuh-tumbuhan. Dalam sejarah, kata ini sering digunakan dalam konteks mengenai kegiatan pembakaran hutan. Misalnya, ketika terjadi kebakaran hutan, para pekerja harus melakukan kegiatan ilar untuk membabat tumbuh-tumbuhan yang terbakar agar api tidak menjalar ke wilayah lain. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ilar" sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Misalnya, "Areal hutan yang terbakar sejak Rabu petang berhasil dilokalisasi Jumat siang dengan melakukan kegiatan ilar agar api tidak menjalar lebih luas." Contoh lain, "Pengusaha harus melakukan kegiatan ilar terhadap tanaman yang tidak produktif agar dapat digantikan dengan tanaman yang lebih bermanfaat." Kata "ilar" juga memiliki relevansi dengan kegiatan pengelolaan lingkungan, seperti menghambat pertumbuhan tumbuhan liar yang mengganggu keindahan suatu tempat. Misalnya, "Petugas taman harus melakukan kegiatan ilar terhadap tumbuhan liar yang tumbuh di tempat wisata agar tidak mengganggu keindahan tempat tersebut." Dengan demikian, kata "ilar" memiliki peran penting dalam pengelolaan lingkungan dan kegiatan pengelolaan tumbuhan liar.