Arti Kata "fatamorgana" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "fatamorgana" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

fatamorgana

fa·ta·mor·ga·na n 1 gejala optis yg tampak pd permukaan yg panas, yg kelihatan spt genangan air; 2 hal yg bersifat khayal dan tidak mungkin dicapai

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "fatamorgana"

📝 Contoh Penggunaan kata "fatamorgana" dalam Kalimat

1.Pada hari terik, matahari menciptakan fenomena fatamorgana di lautan.
2.Pernahkah kamu melihat fatamorgana di permukaan jalan yang panas seperti genangan air?
3.Dalam dongeng, sang pahlawan mencari harta karun yang hanya ada dalam fatamorgana.
4.Siswa harus memahami bahwa fatamorgana dalam kehidupan sehari-hari seringkali berupa harapan yang tidak dapat direalisasikan.
5.Dalam bahasa Italia, kata "fatamorgana" berasal dari nama seorang putri yang diculik oleh raja dan harus dipuaskan oleh bayangan harta karun.

📚 Artikel terkait kata "fatamorgana"

Mengenal Kata 'fatamorgana' - Inspirasi dan Motivasi

Kenali Fatamorgana: Ilusi yang Menipu

Fatamorgana adalah fenomena alam yang menarik, namun juga dapat menyebabkan kesalahpahaman. Dalam bahasa Indonesia, kata "fatamorgana" memiliki dua makna utama: gejala optis yang tampak pada permukaan yang panas, seperti genangan air, dan hal yang bersifat khayal dan tidak mungkin dicapai.

Sejarah dan Konteks

Asal usul kata "fatamorgana" berasal dari Italia, di mana kata tersebut digunakan untuk menggambarkan ilusi optis yang terjadi pada laut. Pada masa lalu, para pelaut sering melihat apa yang mereka pikirkan sebagai "pulau" atau "genangan air" di atas permukaan laut, namun ketika mereka semakin dekat, justru menemukan bahwa itu hanya ilusi. Fenomena ini kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai "fatamorgana".

Penggunaan dalam Kalimat

Fatamorgana sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Misalnya, dalam kalimat "Dia melihat apa yang dia pikirkan sebagai kesuksesan, namun ternyata itu hanya fatamorgana". Atau, "Ia terjebak dalam fatamorgana percaya diri sendiri dan lupa bahwa ada kesulitan yang harus dihadapi". Penggunaan kata ini dapat membantu kita menghindari kesalahpahaman dan memiliki pemahaman yang lebih jernih tentang situasi.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Fatamorgana juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan hal-hal yang bersifat khayal dan tidak mungkin dicapai. Misalnya, dalam kalimat "Dia memiliki fatamorgana tentang masa depan yang sukses, namun harus menghadapi kenyataan yang berbeda". Penggunaan kata ini dapat membantu kita menghadapi kenyataan dan tidak terjebak dalam ilusi yang tidak nyata. Dengan demikian, fatamorgana bukan hanya fenomena alam yang menarik, namun juga dapat menjadi pelajaran yang berharga dalam kehidupan sehari-hari.