Arti Kata "cengkolong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cengkolong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cengkolong

ceng·ko·long ? cengkelong

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cengkolong"

📝 Contoh Penggunaan kata "cengkolong" dalam Kalimat

1.Sebutan cengkelong digunakan dalam bahasa Bali untuk merujuk pada ular sawah yang berbahaya.
2.Cengkelong liar sering menjadi ancaman bagi petani di pedesaan.
3.Di kegiatan edukatif, anak-anak diajarkan tentang cengkelong sebagai hewan yang berbahaya.
4.Perlu diingat bahwa ular sawah atau cengkelong harus dihindari karena dapat menyebabkan luka.
5.Berdasarkan mitologi Bali, cengkelong memiliki makna sebagai simbol kekuatan alam yang tak terkalahkan.

📚 Artikel terkait kata "cengkolong"

Mengenal Kata 'cengkolong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "cengkolong" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "cengkolong" mungkin masih asing bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang tidak familiar dengan bahasa daerah Jawa. Namun, kata ini memiliki makna yang cukup menarik dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Secara etimologis, kata "cengkolong" berasal dari bahasa Jawa, yaitu "cengkelong", yang berarti "tempat berlindung" atau "tempat berselamat". Kata ini mungkin memiliki hubungan dengan konsep keselamatan dan perlindungan dalam budaya Jawa. Dalam konteks historis, kata "cengkolong" mungkin digunakan dalam masyarakat Jawa kuno sebagai tempat berlindung dari musuh atau bahaya alam. Namun, dalam pengertian yang lebih luas, kata ini dapat diartikan sebagai tempat yang memberikan perlindungan dan keamanan bagi individu atau masyarakat. Dalam kehidupan modern, kata "cengkolong" mungkin digunakan dalam konteks yang lebih umum, seperti tempat yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi seseorang. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "cengkolong" dalam kalimat yang alami: * "Dia mencari tempat yang menjadi cengkolong-nya setelah kehilangan pekerjaan." * "Rumah kami menjadi cengkolong bagi keluarga kami selama musim hujan." * "Dia mencari tempat yang memberikan rasa aman sebagai cengkolong-nya." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "cengkolong" memiliki relevansi yang cukup menarik. Dalam budaya Jawa, konsep keselamatan dan perlindungan sangat penting, dan kata "cengkolong" mungkin digunakan sebagai simbol keamanan dan perlindungan. Dalam konteks yang lebih luas, kata ini dapat diartikan sebagai tempat yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi seseorang. Dengan demikian, kata "cengkolong" memiliki makna yang cukup kompleks dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.