Arti Kata "senyum kering" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "senyum kering" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

senyum kering

senyum kambing

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "senyum kering"

📝 Contoh Penggunaan kata "senyum kering" dalam Kalimat

1.Ia menunjukkan senyum kering pada konferensi pers, menunjukkan ketidakpastian reaksinya.
2.Pada hari itu, senyum keringnya membuat saya tidak tahu apa yang sedang terjadi di dalam pikirannya.
3.Ibu guru mengamati siswa dengan senyum kering saat melihat hasil pekerjaan mereka yang kurang memuaskan.
4.Dia selalu menunjukkan senyum kering pada teman-temannya yang baru saja mengalami kegagalan dalam hidupnya.
5.Pada saat itu, senyum keringnya membuat saya merasa tidak nyaman dan tidak tahu apa yang harus saya lakukan.

📚 Artikel terkait kata "senyum kering"

Mengenal Kata 'senyum kering' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "senyum kering" - Inspirasi dan Motivasi

Kata **senyum kering** memiliki makna umum yang menggambarkan ekspresi wajah yang tidak alami atau tidak bersemangat. Kata ini juga dikenal sebagai "senyum kambing" yang berasal dari bahasa Indonesia. Dalam konteks sejarah, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan ekspresi wajah orang-orang yang tidak bahagia atau tidak puas dengan kondisi hidup mereka. Dalam masyarakat modern, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan ekspresi wajah orang-orang yang terlihat tidak bersemangat atau tidak memiliki kegembiraan. Contoh penggunaan kata **senyum kering** dalam kalimat yang alami adalah: - "Ia tampak memiliki **senyum kering** saat mendengar berita yang tidak menyenangkan." - "Dia sedang memiliki **senyum kering** karena merasa tidak puas dengan hasil pekerjaannya." - "Setelah beberapa hari tidak berolahraga, wajahku terlihat memiliki **senyum kering** karena kurangnya energi." Kata **senyum kering** memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam masyarakat yang semakin sibuk dan stres, banyak orang yang mengalami kelelahan fisik dan mental yang dapat menyebabkan **senyum kering**. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga keseimbangan hidup dan melakukan aktivitas yang dapat meningkatkan kebahagiaan dan energi kita. Dengan demikian, kita dapat memiliki **senyum yang lebih alami** dan tidak memiliki **senyum kering**.