Arti Kata "selingkuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "selingkuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

selingkuh

se·ling·kuh a 1 suka menyembunyikan sesuatu untuk kepentingan sendiri; tidak berterus terang; tidak jujur; curang; serong; 2 suka menggelapkan uang; korup; 3 suka menyeleweng;
ber·se·ling·kuh v bertindak atau berbuat selingkuh;
per·se·ling·kuh·an v hal berselingkuh;
me·nye·ling·kuh·kan v mengambil dng maksud tidak baik, msl untuk kepentingan diri sendiri; menggelapkan: ia - uang kas perusahaan untuk berjudi;
per·se·ling·kuh·an n perihal berselingkuh: tidak semua diskotik menjadi tempat -

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "selingkuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "selingkuh" dalam Kalimat

1.Dia suka menyembunyikan kebenaran demi kepentingan sendiri, selingkuh dalam hubungannya dengan kejujuran.
2.Pengelola yayasan tersebut dituduh selingkuh dengan uang kas perusahaan untuk kepentingan pribadi.
3.Dalam novel itu, latar belakang tokoh utama dipengaruhi oleh pernah berselingkuh dengan pacarnya di masa lalu.
4.Mahasiswi itu harus memahami apa itu selingkuh dan bagaimana cara menghindarinya dalam hubungan asmara.
5.Pemerintah mulai memantau kegiatan perbankan untuk mencegah selingkuh dengan uang rakyat.

📚 Artikel terkait kata "selingkuh"

Mengenal Kata 'selingkuh' - Inspirasi dan Motivasi

Berarti Selingkuh dalam Bahasa Indonesia: Makna dan Konteks

Pengertian **selingkuh** dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang luas dan kompleks. Secara umum, kata **selingkuh** merujuk pada seseorang yang suka menyembunyikan sesuatu untuk kepentingan sendiri, tidak berterus terang, tidak jujur, curang, atau serong. Dalam konteks sejarah dan sosial, kata **selingkuh** sering digunakan untuk menggambarkan perilaku manusia yang tidak etis dan tidak bertanggung jawab. Dalam beberapa abad lalu, kata **selingkuh** digunakan sebagai sumberdaya bahasa yang kaya untuk menggambarkan berbagai perilaku yang tidak diinginkan, seperti menggelapkan uang atau menyeleweng. Seringkali, kata **selingkuh** digunakan untuk mengkritik perilaku manusia yang tidak sesuai dengan norma-norma sosial dan etis. Berikut beberapa contoh penggunaan kata **selingkuh** dalam kalimat yang alami: * Ia dituduh melakukan **selingkuh** dengan menggunakan uang kas perusahaan untuk berjudi. * Perilaku **selingkuh**nya telah menyebabkan kerugian besar bagi perusahaan. * Ia memiliki reputasi yang buruk karena sering melakukan **selingkuh** dan korup. Kata **selingkuh** juga memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Seringkali, kata **selingkuh** digunakan untuk menggambarkan perilaku politik yang tidak etis, seperti korupsi dan nepotisme. Dalam konteks pribadi, kata **selingkuh** digunakan untuk mengkritik perilaku seseorang yang tidak jujur dan tidak bertanggung jawab. Dalam kesimpulan, kata **selingkuh** memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dari penggunaannya dalam konteks sejarah dan sosial, hingga relevansinya dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern, kata **selingkuh** tetap menjadi sumberdaya bahasa yang kaya dan efektif untuk menggambarkan berbagai perilaku yang tidak diinginkan.